English English Indonesian Indonesian
oleh

Kinerja Pengelolaan APBN di Sulsel (3-selesai)

Selanjutnya dari sisi Belanja APBN, tercatatat Belanja Pemerintah Pusat (BPP) di Sulsel terus meningkat dalam target dan realisasi. Realisasi hingga Juni 2023 mencapai Rp11,50 triliun atau mencapai 47,7 persen dengan tingkat pertumbuhan 19,07 persen. Secara umum BPP tersebut dimaksudkan untuk belanja pada Kementerian dan Lembaga yang ada di Sulsel (K/L) yang difokuskan untuk mempercepat penyelesaian proyek infrastruktur prioritas, penyaluran Banson dan dukungan persiapan pelaksanaan Pemilu 2024.

Secara rinci, gambara realisasi APBN tersebut, menunjukkan antara lain Belanja Pegawai mencapai Rp5,24 triliun atau terealisasi 61,2 persen dari pagu atau tumbuh 3,18 persen. Realisasi Belanja Bantuan Sosial (Bansos) mencapai Rp53,3 miliar atau 66,4 persen dari target dengan pertumbuhan 81,55 persen. Kemudian Belanja Barang terelasisasi dari pagu Rp4,45 triliun atau 45,22 perse dengan pertumbuhan 28,83 persen.

Dimaksudkan untuk rehabilitasi, peningkatan jalan dan konstruksi jalan di Bone, Enrekang, di Luwu Utara, Barru dan Pangkep. Perbaikan pasar di Wajo, Rehabilitasi dan renovasi prasarana sekolah, dan Subsidi Angkutan Penyeberangan Perintis dibeberapa lintas tempat. Selanjutnya, relaisasi Belanja Modal mencapai Rp1,76 triliun atau 31,82 persen dari target engan pertumbuhan 60,17 persen.

Terkait untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan prioritas dan strategis proyek nasional. Kemudian pembangunan bendungan Pamakulu, jalan kereta api di Pangkep, Jembatan strategis, Pembangunan jaringan irigasi di Luwu Utara dan Wajo, serta pembangunan perpipaan air limbah di Makassar.

News Feed