English English Indonesian Indonesian
oleh

Merayakan Ramadan: Kita Kamisan Aja!

Konon, tujuan bulan Ramadhan untuk mensucikan lahiriah dan batiniah manusia. Memang pada dasarnya manusia adalah makhluk yang tidak luput dari salah dan dosa. Di akhir Ramadhan orang orang akan saling bermaaf maafan baik dari dosa yang disengaja maupun tidak disengaja. Nah, sebaiknya Pelaku Pelanggar HAM secara kesatria meminta maaf kepada Korban Pelanggar HAM. Agar mereka bisa kembali ke bentuk sucinya baik secara lahir maupun batin. Yah, mereka selama ini kan dihantui darah darah korban yang mereka bunuh.

Keempat, supaya tidak ada Pelanggaran HAM lagi. Bentuk konkrit dari permintaan maaf adalah tidak melakukan kesalahan yang sama. Pelanggran HAM masa lalu belum pernah diadili. Makanya, pelanggaran HAM masih terus terjadi, terakhir kejadian Rempang dan Tragedi Kanjuruhan yang banyak memakan korban belum diadili secara adil. Ini menunjukkan tidak adanya bentuk permintaan maaf yang tulus.  

Kejahatan terjadi bukan karena niat pelaku, namun keadaan yang menghendakinya. Kita tidak ingin menjadi korban selanjutnya. Maka dari itu, perlu ada upaya untuk melindungi diri dan orang lain dari kejadian itu. Salah satunya, Aksi Kamisan. Orang orang menitipkan doa bukan hanya di hari Jumat saja melalui Shalat Jumat. Tapi juga di hari kamis, melaui Aksi Kamisan. Saya bukan Ustadz, atau ahli agama. Tapi saya tau ini bukan bentuk bid’ah yang diharamkan. Ini adalah upaya untuk mengajak Tuhan ikut terlibat dalam penanganan HAM di Indonesia. Ketika Negara gagal mengadili Pelanggaran HAM di Indonesia.

News Feed