English English Indonesian Indonesian
oleh

Merayakan Ramadan: Kita Kamisan Aja!

Saya yakin, pengalihan anggaran tersebut dapat memajukan bangsa ini. Terhusus kemajuan di bagian perut. Bersyukurlah wahai pembaca sekalian… kita bisa makan siang gratis di bulan Ramadhan. Ramadhan adalah salah satu bulan yang sakral bagi masyarakat Indonesia. Disana orang orang banyak mengadakan agenda keagamaan seperti puasa, pengajian, shalat bersama sama dan lain sebagainya. Saya pikir Kamisan sangat cocok dimasukkan dalam agenda di Bulan Ramadhan selain buka bersama dan sahur on the road tentunya. Kenapa kita perlu mengadakan Kamisan pada Bulan Ramadhan? Pertama, harapan keluarga korban dapat dipenuhi.

Konon, katanya doa doadan harapan dijabah oleh Tuhan pada Bulan Ramadhan. Sebenanrya tidak ada tuntutan beraroma dendam dari Pelaku Aksi Kamisan yang ada. Mereka hanya berharap agar pelanggaran HAM masa lalu di Indonesia dapat diselesaikan, para pelaku maupun otak pelanggar HAM bisa diadili secara hukum. Sampai saat ini, Pelaku dan otak Pelanggar HAM masa lalu masih bebas berkeliaran, bahkan beberapa diantara mereka memiliki Hak Imunitas terhadap hukum.

Yah, lihat saja Pemberian Gelar Kehormatan baru baru ini. Ini sebenanrya seperti mengetuk pintu langit ketika pengadilan formal tidak dapat mengadili Peristiwa Pelanggaran HAM di Indonesia. Kedua, pelaku agar ditangkap atau setidaknya diberi hukuman. Konon, di Bulan Ramadhan setan dikurung dalam neraka. Menurut Buya Hamka setan adalah sifat yang jahat dan keji. Setan menurut Buya bukanlah orang tapi sifatnya. Nah, kalau begitu sebaiknya ada bentuk hukuman kepada Pelaku atau yang terlibat dalam pelangaran HAM. Jangan hanya diberi kehormatan aja dong… Ketiga, untuk menuju Indonesia kembali suci lahir batin.

News Feed