English English Indonesian Indonesian
oleh

Mahasiswa Departemen K3 FKM Unhas Ikuti Program Internship PT Freeport

FAJAR, MAKASSAR-Mahasiswa Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (K3 FKM UNHAS), Abdul Hadi Al Muttaqin berhasil mengikuti Program Internship PT Freeport Indonesia Tahun 2023.

Program internship ini merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung terciptanya sumberdaya manusia Indonesia yang memiliki daya saing di dunia kerja dengan memberikan kesempatan bagi para mahasiswa/i Indonesia dari Perguruan Tinggi terakreditasi di seluruh penjuru Indonesia untuk mendapatkan pengalaman dan pembelajaran di tempat kerja.

Ketua Departemen K3 Unhas, Masyitah Muis mengatakan, program internship tersebut berlangsung selama tiga bulan, dimulai dari 3 Februari hingga 3 Mei 2023. Informasi terkait program internship diperolehnya dari informasi lowongan yang tersedia di website resmi PT Freeport Indonesia.

“Sebenarnya, pendaftaran program ini telah dibuka sejak Bulan November 2022 lalu, namun proses seleksi yang cukup panjang dan ketat sehingga baru dapat diberangkatkan ke Jobsite Tembagapura pada bulan Februari 2023,” ujarnya.

Peserta internship dipilih berdasarkan kinerja akademik dan penilaian standar tinggi yang ditetapkan oleh PT Freeport Indonesia dengan tetap mempertimbangkan inklusi dan keberagaman. mahasiswa yang mengikuti program ini dari berbagai kampus di Indonesia.

Selama program internship berlangsung, mahasiswa kami ditempatkan di Divisi Mining Safety, Departemen Industrial Hygiene & Occupational Health (IH&OH), Section IH Monitoring. Mahasiswa K3 tingkat akhir ini akan bekerja di area dataran tinggi (highland), tepatnya di MP 68 – MP 72 PT Freeport Indonesia, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Tutupnya.

          Program internship yang diikuti memberikan segudang pengalaman berharga dalam pengembangan kapasitas dan kapabilitas keilmuan dan keahlian K3.

Dalam program internship tersebut, mahasiswa kami Hadi berhasil menyelesaikan sejumlah project terkait pengelolaan bahaya faktor ergonomi pada pekerja di tambang bawah tanah. Project tersebut terdiri atas penyusunan guideline pengelolaan bahaya ergonomi, pembuatan SOP pengukuran dan evaluasi ergonomi di tempat kerja, dan ergonomi baseline survey.

 “Ada beberapa project yang di-challenge oleh manager divisi, contohnya penyusunan guideline ergonomi yang akan digunakan oleh seluruh pekerja di area kontrak karya PT Freeport Indonesia, pembuatan SOP pengukuran dan evaluasi ergonomi bagi tim Industrial Hygiene, dan ergonomi baseline survey,” ungkap Dekan FKM Unhas Prof Sukri Palluturi.

Selain project ergonomi yang dikerjakan, mahasiswa kami Hadi juga turut aktif terlibat dalam setiap aktivitas tim Industrial Hygiene. Aktivitas tersebut meliputi kalibrasi instrumen atau alat sampling, sampling, dan monitoring lingkungan kerja. Aktivitas sampling lingkungan kerja merupakan aktvitas rutin mingguan yang dilaksanakan oleh Hadi dan tim Industrial Hygiene.

Hadi mengatakan, sampling dilakukan di sejumlah area tambang bawah tanah PT Freeport Indonesia. “Sampling yang paling sering saya ikuti sebagai tim industrial hygiene itu meliputi sampling DPM (Diesel Particulate Matter), mineral fiber, dust silica, kebisingan, pencahayaan, dan iklim kerja. Samplingnya itu dimulai dini hari, sekitar jam 4 – 5 di beberapa area tambang bawah tanah, seperti Big Gossan, Deep Mill Level Zone (DMLZ), Deep Ore Zone (DOZ), dan Grasberg Block Caving (GBC)” – jelas Hadi.

Selama menjalani aktivitas internship-nya, Hadi mengaku sangat bahagia dan semangat karena dikelilingi oleh orang-orang luar biasa berkompeten dan sangat suportif di tim Industrial Hygiene.

“Sebut saja pak Sony Suryanto selaku manager Divisi Mining Safety dan Pak Eko Susanto selaku user dan mentor selama program internship berlangsung. Selain itu, ada juga Pak David Suryanegera, Pak Adam Ardiansyah, Pak Majid Hamadin, Pak Onisimus Imbiri, Pak Yan Rumbino, Pak Rezky Thomas, dan seluruh pekerja divisi mining safety yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Beliau-beliau lah yang telah banyak memberikan saya bimbingan, kritikan, saran, hingga rekomendasi yang dapat saya jadikan pelajaran dan evaluasi dalam menjalani dinamika pekerjaan di perusahaan ini,” ujar Hadi.

Pada akhirnya, Hadi, mahasiswa tingkat akhir departemen K3 FKM UNHAS sangat berharap agar program internship di PT Freeport Indonesia dapat terus berjalan dan mampu dikembangkan sehingga dapat menjadi wadah pengembangan diri dan mencetak mahasiswa berdaya saing tinggi di Indonesia. (*)

News Feed