English English Indonesian Indonesian
oleh

SSB BSF IAIN Bone Tampilkan Tari Pabbarani Makkunrai Pada HJB Ke-692

WATAMPONE, FAJAR — SSB BSF IAIN BONE menampilkan Tari Pabbarani Makkundrai pada puncak perayaan Hari Jadi Bone (HJB) ke 692 yang dihelat di Halaman Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bone. Sanggar Seni Budaya Banrigau Bustanul Fatimah (SSB BSF) IAIN Bone turut andil dan mempersembahkan sebuah tari yang berjudul Tari Pabbarani Makkundrai. 

Tari yang dibawakan oleh lima orang mahasiswi ini menceritakan tentang ketangguhan dan keberanian seorang wanita. Nama tari ini berasal dari Bahasa Bugis yaitu Pabbarani yang artinya pemberani dan Makkunrai yang artinya wanita. 

Pembina SSB BSF IAIN Bone, Nikma Marzuki menjelaskan, bahwa tarian ini menggambarkan karakter wanita yang tangguh dan pemberani, namun ia tetaplah seorang yang lembut sebagaimana kodrat seorang wanita. 

“Tari ini merupakan karya SSB BSF IAIN Bone. Tarian ini menggambarkan bagaimana karakter wanita yang tangguh dan pemberani, namun sejatinya tetap kembali ke kodratnya sebagai wanita lembut dan penyayang,” katanya. 

Lebih lanjut Nikma menjelaskan tentang properti atau perlengkapan yang digunakan dalam tarian ini adalah Badik dan Lawida. Badik dijadikan sebagai simbol keberanian seorang wanita tangguh, pabbarani makkunrai menjadikan badiknya sebagai teman yang tidak mampu untuk melukai dirinya sendiriSedangkan Lawida adalah alat tenun yang juga menjadi senjata perempuan pada masa lalu untuk melindungi diri dari serangan.

“Lawida biasanya disimpan di bawah bantal yang ditiduri agar ketika ada serangan mudah untuk digapai,” terangnya. Persembahan SSB BSF menarik perhatian mantan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, yang juga hadir dalam perayaan HJB ke 692.

News Feed