English English Indonesian Indonesian
oleh

Tipologi Daerah Maju di Sulsel

Sedangkan daerah dalam kategori “Relative kurang maju”, sebelum pandemic terdapat 8 daerah, masa pandemic justru berkurang, sisa 2 daerah saja, tapi rupanya pasca pandemic kembali meningkat tajam menjadi 10 daerah. Daerah-daerah tersebut adalah selain daerah yang telah disebutkan sebelumnya.

Analisis yang sama dilakukan untuk menentukan posisi tipologi daerah menurut indikator kelompok “Tingkat kesejahteraan” masing-masing daerah dalam 3 periode waktu yang dianalisis, sebelum, masa, dan pasca pandemi. Pada indikator tipologi tingkat kesejahteraan daerah, dengan kriteria daerah “Sejahtera”, rupanya masing-masing periode, ada 7 daerah masuk dalam kriteria. Masing-masing: Gowa, Bulukumba, Sidrap, Palopo, Parepare, Wajo, dan Barru. Serta, Bulukumba, Gowa, Sidrap, Takalar, Parepare, Palopo, dan Barru.

Kemudian pada kriteria daerah “Cukup sejahtera” ada 6 daerah, sebelum dan saat pandemic. Masing-masing: Takalar, Enrekang, Jeneponto, Luwu Utara, Bantaeng, dan Luwu. Serta Enrekang, Jeneponto, Tana Toraja, Luwu Utara, Bantaeng, dan Toraja Utara. Pasca pandemic, berkurang jadi 4 daerah, yakni: Enrekang, Tana Toraja, Luwu Utara, dan Toraja Utara.

Selanjutnya, untuk kriteria tipologi daerah sejahtera dengan kriteria “Lumayan sejahtera” dalam masa sebelum dan masa pandemic. Ditemukan ada 4 daerah dalam kriteria tersebut. Masing-masing: Pinrang, Soppeng, Makassar, dan Luwu Timur. Serta Wajo, Soppeng, Luwu Timur, dan Makassar. Kemudian bertambah menjadi 5 daerah pasca pandemic, yakni: Jeneponto, Wajo, Soppeng, Luwu Timur, dan Makassar.

News Feed