English English Indonesian Indonesian
oleh

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan (Tinjuan Ilmiah dan Praktis)

Oleh; dr Suci Triana Putri

Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia menyambut bulan Ramadan dengan hati yang penuh kegembiraan. Tidak hanya sebagai bulan Suci yang penuh berkah, Ramadan memberikan kesempatan bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Namun, pandangan terhadap puasa seringkali hanya terbatas pada aspek menahan lapar dan haus dari fajar hingga magrib tetapi juga tentang disiplin diri, pengendalian nafsu, dan pemurnian jiwa. 

Ibadah puasa bisa menambahkan ketakwaan kepada Allah SWT. seperti dalam surat Al-Baqarah ayat 183 menyebutkan bahwa

“Hai orang-orang yang beriman diwajibkan bagimu ibadah puasa, sebagaimana diwajibkan bagi orang-orang sebelum kalian agar kalian menjadi orang-orang yang bertaqwa”.

Nabi Muhammad SAW juga bersabda “Berpuasalah, maka kamu akan sehat”. 

Puasa Ramadhan adalah pola makan khusus yang dibatasi waktu. Pada bulan Ramadhan, umat Islam tidak diperbolehkan makan, minum, merokok, atau minum obat pada siang hari, namun diperbolehkan makan atau minum sejak matahari terbenam hingga terbit fajar.

Dari sudut pandang kesehatan, beberapa penelitian menyebutkan asupan kalori pada hari puasa adalah 25% dari asupan kalori harian (kurang lebih 2090 kJ) dan dapat makan dengan bebas pada hari pemberian makan. Pemberian makan dengan batasan waktu berarti harus berpuasa selama waktu yang ditentukan dalam setiap hari dan kemudian makan dengan bebas selama sisa waktu tersebut.

Waktu puasa dan makan dalam setiap hari dapat diatur secara wajar sesuai dengan preferensi individu atau kebiasaan hidup. Metode alokasi waktu yang umum adalah 16/8 (puasa 16 jam, makan bebas 8 jam), 18/6 (puasa 18 jam, makan bebas 6 jam), dan 20/4 (puasa 20 jam, makan bebas 4 jam dengan asupan kalori pada hari yang ditentukan hanya sekitar 1672~2508 kJ.

News Feed