English English Indonesian Indonesian
oleh

Kala Dewan Kehormatan MRC Parepare Memetik Kunyit di Ladang Rahima

“Saya membeli, tetapi saya meminta langsung kepada Ibu Rahima untuk mengambil sendiri di ladang. Kasihan, Ibu Rahima sedang berpuasa. Jadi saya bersama tim MRC yang panen.”

WIDYAWAN SETIADI
Parepare

DEWAN Kehormatan Merakyat Creative (MRC) Parepare, Erna Rasyid Taufan (Erat) kembali turun menyapa masyarakat. Ini memang sudah menjadi rutinitasnya sejak lama.

Saat menemui warga, biasanya dikemas lewat berbagai kegiatan. Mulai dari berbagi sembako, majelis taklim, atau berbagi takjil di bulan ramadhan. Termasuk juga menyalurkan berbagai bantuan lainnya.

Kali ini, mantan Ketua TP PKK Kota Parepare dua periode itu berbagi di tiga lokasi berbeda. Salah satunya di Jalan Wirabuana, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung. Di sana, Erna menemui petani kunyit, Rahima (56).

Rahima adalah salah satu perempuan tangguh di Parepare. Dia tinggal berdua dengan anak perempuannya, Asnawia (33), dengan keterbatasan ekonomi yang ada. Dia menggantungkan sebagian besar hidupnya dengan bertani kunyit.

Pendapatan Rahima tidak seberapa. Sebab lahan kunyitnya juga tidak luas, hanya beberapa petak kecil saja. Lahan itu pun bukan miliknya, dia hanya diberi kepercayaan untuk mengelola.

Di atas sepetak lahan itu ada rumah kecil. Kondisinya tidak begitu layak, tetapi di sanalah Rahima dan Asnawia menumpang tinggal. Menaruh hidup yang dia jalani.

Rahima membanderol harga jual kunyitnya Rp40 ribu satu keranjang. Itulah yang dijajakan kepada para pedagang di Pasar Lakessi, Kota Parepare, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

News Feed