English English Indonesian Indonesian
oleh

Sedekah Pohon

Selain itu, model berbagi secara materi juga memiliki ragam seperti yang kita pahami: zakat, infaq dan sedekah. Yang menarik dalam kaitan dengan konteks berbagi pada peringatan Nuzulul Qur’an kemarin launching oleh Gubernur, varian baru bersedekah: Sedekah Pohon. Jadi malam itu, ada 50 ribu pohon yang disedekahkan dari rencana 3 juta pohon se-Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis pohonnya juga menarik: sukun, durian, jati, pisang cavendish, dan pohon produktif lainnya.

Dengan model baru sedekah ini, sedekah pohon, semakin membuka lebar kreatifitas kita untuk berbagi ke orang lain. Artinya, sebuah pohon bisa disedekahkan dengan ragam cara. Bisa sekalian dengan tanahnya di mana pohon itu tumbuh, atau bisa dengan pohonnya saja. Misalnya, anda menyedekahkan sebagian mangga golek anda yang pohonnya persis berada di pinggir pagar rumah tetangga. Itu jauh lebih jelas karena buahnya memang lebih banyak berada di dalam halaman rumah tetangga.

Sedekah pohon ini juga menjadi ruang pemberdayaan kepada masyarakat kurang mampu. Pemerintah yang memiliki lahan luas bisa meminjamkan kepada warga dan menyedekahkan pohon-pohon kepada mereka untuk mereka pelihara sampai menghasilkan. Jadi selama pohon itu hidup dan produktif menjadi hak warga yang sudah disedekahkan.

Jadi intinya, model baru bersedekah ini membuka hati secara lebar bahwa begitu indahnya berbagi dengan ragam kebaikan yang bisa dipetik. Kita bisa kuatkan gerakan penghijauan terutama lahan yang sudah gundul, yang bisa jadi amal jariyah yang luar biasa. Juga, kelebihan bersedekah pohon adalah murah, edukatif, membangun etos dan pengharapan. Tapi khusus untuk saya Pak Gub, cukup menunggu sedekah buahnya saja dari pohon-pohon bila nantinya sudah dipanen. (/*)

News Feed