English English Indonesian Indonesian
oleh

Rumah Komersial Dominan Dilirik Pasangan Baru Nikah

FAJAR, MAKASSAR- Tren penjualan rumah komersial kembali menggeliat. Daya beli masyarakat mulai meningkat. Kabar tersebut menjadi angin segar bagi para pengembang untuk kembali menambah unit.

Menariknya, segmen rumah mewah ini banyak dilirik kalangan milenial atau pasangan keluarga baru.

Komisaris Utama PT Ilma Mitra Sejahtera, Abdul Malik Ibrahim menuturkan tren pejualan rumah komersial hingga saat ini cukup bagus. Hal itu menunjukkan perekonomian semakin membaik.
Menurut dia, rumah mewah ini yang diminati itu antara Rp300-400 juta, rumah mahal juga tetap laku.

Menurut Direktur Utama Barombong Estate ini, tren penjualan postif itu ditopang karena segmen perumahan jenis ini banyak dilirik oleh rumah tangga baru. “Mereka yang pendapatannya tidak bersyarat lagi untuk membeli rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), sehingga membeli rumah komersial harga Rp300-400 juta,” tuturnya.

Ia mengakui daya beli masyarakat untuk sektor perumahan sudah mulai meningkat, baik itu untuk rumah subsidi maupun rumah komersial. “Jadi ini kabar baik bagi kita para pengembang untuk bisa terus melakukan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat,” katanya.

Tren penjualan rumah mewah juga ikut ditopang oleh kebijakan insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) dengan Dasar Pengenaan Pajak (DPP) maksimal Rp2 miliar.

Mantan Ketua REI Sulsel (2007-2010), Andi Jamaluddin Jafar menuturkan saat ini memang tren penjualan rumah komersial terus menunjukkan peningkatan yang positif. Hal tersebut menunjukkan bahwa perputaran ekonomi juga semakin membaik.

News Feed