English English Indonesian Indonesian
oleh

Awasi Pencoblosan, 2.133 Pengawas TPS Diturunkan di Gowa

FAJAR, GOWA-Sebanyak 2.133 pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan mengawal Pemilu 2024 di Kabupaten Gowa. Masing-masing TPS akan ditempatkan satu pengawas. Dengan total 2.133 TPS di 18 kecamatan.

Para pengawas ini telah didatangkan dalam apel siaga pengawasan masa tenang Pemilu 2024. Mereka apel siaga di GOR Jl Masjid Raya, Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Gowa, Senin, 12 Februari.

Ketua Bawaslu Gowa, Saparuddin mengatakan, apel siaga untuk mengecek kesiapan seluruh pengawas pemilu sampai ke pengawas TPS. “Bawaslu Gowa siap mengawasi tahapan pemilu, tahapan masa tenang dan terutama masa krusial yakni hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024 nanti,” katanya.

Dia berpesan agar terus menjaga pengawasan, pencegahan serta saling berkoordinasi dengan KPPS untuk menyamakan persepsi di TPS. “Tetap jaga kesehatan, pengalaman tahun 2019 banyaknya korban di tingkat penyelenggara, makanya saya harapkan utamakan jaga kesehatan,” ucap Saparuddin.

Kata dia, Gowa sudah masuk pada titik kerawanan rendah. Meskipun sebelumnya, Indeks kerawanan pemilu di Gowa selalu zona merah. Namun sejak 2019 dan pilkada 2020, berkat kolaborasi bersama status zona merah berubah menjadi zona hijau. “Ini merupakan sejarah di Butta Gowa bahwa kita masuk zona hijau,” terangnya.

Bawaslu Gowa tetap mengidentifikasi beberapa titik berpotensi rawan saat pemilu. “Seperti di Pallangga, dataran tinggi Biringbulu. Jadi tetap ada identifikasi di situ,” jelasnya.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, dalam menyukseskan Pemilu, bukan hanya tugas Bawaslu, namun menjadi tugas bersama. Termasuk pemerintah, Forkopimda, KPU dan seluruh pihak yang ada, sehingga kolaborasi seluruh instansi sangat dibutuhkan dalam mewujudkan kesuksesan Pemilu. “Dengan harapan yang ada khususnya dengan mencapai partisipasi pemilih yang tinggi di atas capaian Pilkada 2020 kemarin yaitu di atas 79 persen,” jelasnya.

News Feed