English English Indonesian Indonesian
oleh

Pembangunan Perumahan Masih Terkonsentrasi di Moncongloe

FAJAR, MAKASSAR- Kebutuhan perumahan di Sulsel masih cukup tinggi, utamanya Makassar sebagai ibu kota. Namun, harga tanah yang melangit di tengah keterbatasan lahan menjadi pengambat developer membangun.

Sementara masih banyak masyarakat yang membutuhkan hunian, termasuk generasi milenial. Khusus Sulsel angka Backlog masih 390 ribu. Olehnya, untuk memenuhi itu pengembang membangun di daerah penyangga, yang masih banyak lahan kosong beberapa tahun terakhir ini.

Tahun ini, Developer kembali menyasar kawasan baru untuk pengembangan perumahan. Tak jauh-jauh dari Gowa dan Maros. Namun, yang mendominasi Moncongloe, Mandai, dan Marusu. Masing-masing berlokasi di Maros, untuk rumah subsidi dan menengah.

CEO Amerta Group, Alfred menuturkan lokasi yang menjadi fokus pembangunan perumahan saat ini yakni daerah Maros yaitu di Kecamatan Moncongloe, Mandai, dan Marusu.

Menurutnya, wilayah tersebut sangat strategis dan merupakan kota satelit, yang terhubung dengan berbagai perindustrian di Makassar.

Sementara di Kabupaten Gowa, lokasi yang saat ini menjadi fokus untuk pembangunan berada di beberapa kecamatan. Kecamatan yang mendominasi masih Pattallassang, Pallangga, dan Sungguminasa.

“Kita juga mengharapkan kebijakan pemerintah dalam hal pembangunan infrastruktur jalan, listrik, dan air bersih, juga transportasi massal untuk mendukung itu,” lanjutnya

Terpisah, Sekretaris REI Sulsel, Khoiruman menuturkan dalam pengembangan properti saat ini, untuk pemenuhan kebutuhan pertumbuhan Makassar yang sangat pesat dengan harga tanah cukup tinggi, maka pembangunan terkonsentrasi kepada kabupaten sekitar. Mulai dari Maros, Gowa, danTakalar.

News Feed