English English Indonesian Indonesian
oleh

Kelas Tahfidz SD Plus Al-Ashri, Wadah Ciptakan Generasi Qur’ani

FAJAR, MAKASSAR-Memberi ruang dan kesempatan terhadap siswa-siswi yang berpotensi dalam menghapal Al-Qur’an untuk fokus menambah hapalan ayat demi ayat dalam kelas khusus tahfidz.

Sebagai salah satu program unggulan SD Plus Al-Ashri, maka tahun ini kembali dibuka kelas tahfidz khusus dengan memilih siswa-siswa yang memiliki potensi tentunya dengan seleksi awal yang sangat ketat.  Tujuan dibentuknya kelas Tahfidz Qur’an ini agar siswa-siswa dapat lebih memahami dan mengetahui arti penting dari kemampuan dalam menghafal Al-Qur’an, serta siswa dapat terampil menghafal ayat-ayat atau surat- surat tertentu, siswa dapat membiasakan menghafal Al- Qur’an lalu melafadzkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan baik serta memiliki motivasi untuk terus menambah hapalan setiap hari.

Pelaksanaan program ini sangat didukung oleh pihak sekolah melihat tingginya antusiasme siswa-siswa untuk terus mencoba istiqomah dengan kalam Al-Qur’an.  Tentu bukan hal mudah memilih untuk lebih berteman dengan ayat-ayat Al-Qur’an serta menjaga semangat dan keinginan untuk senantiasa menambah hapalan diantara kesenangan dunia games terutama bagi anak seusia mereka.

Rusli Tayang sebagai koordinator kelas tahfidz SD Plus Al-Ashri mengemukakan bahwa dari tahun ke tahun siswa yang berminat masuk ke kelas tahfidz ini semakin bertambah. Ini dapat dilihat dari jumlah siswa yang antusias mendaftar untuk ikut seleksi.  Namun tentu saja karena adanya standar tes yang telah ditetapkan oleh tim tahfidz sehingga tidak semua siswa dapat masuk ke dalam kelas khusus ini.

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa kelas tahfidz ini di setiap akhir semester genap akan dilaksanakan wisuda tahfidz sebagai bentuk apresiasi terhadap para siswa kelas tahfidz.  Tentu saja sebelum wisuda dilaksanakan akan ada lagi rangkaian tes yang dilakukan sebagai bentuk persiapan dan pemantapan sebelum wisuda dilakukan.

Sedangkan Saiful sebagai penanggungjawab harian kelas tahfidz mengemukakan bahwa dengan diberikan ruang dan waktu khusus bagi siswa menjadikan kegiatan dalam kelas tahfidz ini semakin fokus dan terarah.  Setiap hari telah tersusun jadwal untuk muroja’ah, waktu menghapal dan menyetor tambahan hapalan sehingga setiap siswa akhirnya terbiasa membuat target sendiri berapa banyak tambahan hapalan yang harus disetorkan hari itu.

Ia menambahkan bahwa perkembangan hapalan siswa dalam satu tahun di kelas tahfidz antara 2 juz sampai 6 juz.  Hal ini bisa lebih jika siswa tersebut memiliki kemampuan menghapal yang lebih baik dan seringnya siswa untuk menambah hapalan di rumah.

Semoga dari kelas tahfidz ini akan lahir para hafidz dan hafidzah yang dapat memotivasi orang lain untuk senantiasa dekat kalam ALLAH di keseharian kita. (*)

News Feed