English English Indonesian Indonesian
oleh

Petahana Andi Yuliani Paris Satu-satunya Caleg Perempuan dari Sulsel 2 yang Bertahan, Suaranya Tembus 122.929

FAJAR, MAKASSAR-Petahana Andi Yuliani Paris (AYP) masih unggul di Pemilu 2024 sebagai caleg DPR RI dari Sulsel 2. Dia bahkan menjadi caleg perempuan satu-satunya dengan suara pribadi mencapai 122.929 dan suara partai PAN mencapai 155.296.

Sementara caleg lainnya yaitu, Andi Amar Ma’ruf Sulaeman 187.919 suara (Gerindra), AM Nurdin Halid 70.681 suara (Golkar), Teguh Iswara Suardi 60.232 suara (Nasdem).

Kemudian, Muh Aras 101.938 suara (PPP), Andi Muzakkir Aqil 50.935 suara (Demokrat), Andi Iwan Darmawan Aras 161.560 suara (Gerindra), Ismail 63.687 suara (PKS), dan Andi Muawiyah Ramli 47.524 suara (PKB).

Terpilihnya Andi Yuliani Paris (AYP) untuk periode keempat. Sebelumnya, dia menjabat sebagai anggota DPR-RI selama tiga periode (2004–2009, 2016–2019, dan 2019–2024).

Ia mewakili daerah pemilihan Sulawesi Selatan II. Yuliani merupakan kader Partai Amanat Nasional dan duduk di Komisi VII DPR RI.

“Suara saya sebarannya banyak di Wajo, Maros, Bone, Bulukumba, Pangkep ini yang paling banyak,” jelasnya.

Dia menyebutkan, bisa bertahan meraih suara itu karena menunjukkan kinerjanya sebagai anggota DPR RI yang menerima aspirasi dari bawah.

“Saya lima tahun benar-benar menjalankan aspirasi masyarakat di Komisi VII,” kata dia.

Komisi VII DPR RI mempunyai ruang lingkup tugas di bidang: Energi, Riset dan Teknologi, serta Lingkungan Hidup. “Apa yang menjadi aspirasi petani, nelayan, dan masyarakat saya perjuangkan melalui APBN,” ungkapnya.

Sejumlah program yang berjalan untuk dilanjutkan 2024 ini yaitu, 5.000 kilometer listrik baru gratis pemasangan, 7.000 pompa air, dan 4.000 sambungan jaringan gas rumah tangga/ gas alam di Kabupaten Wajo.

“Rencananya akan direalisasikan di September 2024,” papar AYP.

Sejumlah aspirasi yang sudah berjalan yaitu, 2.000 beasiswa KIP, 7.120 pemasangan kilometer listrik gratis (BPBL), 10 ribu beasiswa program Indonesia Pintar (PIP).

Ada juga 10.500 alat masak listrik, 5.000 wirausaha baru, 750 beasiswa penyelesaian skripsi, thesis, disertasi, dan 2.500 penerangan umum tenaga matahari.

Bukan hanya itu, juga disalurkan 17.250 rumah tangga mendapatkan gas alam/jargas, 2.000 peserta pelatihan hasil inovasi, 15.502 pompa air berbahan bakar gas, dan 10 ribu mesin perahu berbahan bakar gas.

Selanjutnya, 30.000 bantuan sembako dan alat pelindung diri selama Covid-19, 3.000 guru dan mahasiswa peserta latihan penulisan karya tulis ilmiah, dan bantuan renovasi masjid, rumah tahfiz Qur’an dan TK senilai Rp5 miliar. “Ini semua sudah kami laksanakan,” ungkapnya. (*)

News Feed