English English Indonesian Indonesian
oleh

Dirikan Posko Bencana Seminggu demi Layani Tim SAR

SEJUMLAH pejabat langsung bergerak. Pj Bupati Luwu Muhammad Saleh dan Forkopimda Luwu meninjau lokasi. Anggota DPRD Sulsel Fadriaty Asmaun dan Bachrianto Bachtiar dan sejumlah kepala OPD juga datang.

Saleh baru saja serah terima jabatan Bupati Luwu di ruang pola ketika longsor terjadi. Di lokasi, dia berkordinasi dengan Pj Wali Kota Palopo Asrul Sani. Pimpinan OOPD dilibatkan untuk menyiapkan segala kebutuhan tim Basarnas yang sedang melakukan pencarian korban.

“Kami sudah perintahkan membuat Posko Bencana dan juga Posko Pengaduan jika ada keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya. Posko pengaduan perlu dibuka karena korban bukan dari rumah yang tertimpa bencana, melainkan para pengendara yang melintas dari Kota Palopo menuju Bastem Utara dan sebaliknya,” kata Saleh.

BPBD Luwu dan TRC Dinas Sosial segera membuka dapur umum untuk mencukupi kebutuhan makanan dan minuman para petugas Basarnas maupun masyarakat yang ikut membantu mencari korban longsor di lokasi kejadian.

“Posko bencana kita buka hingga tujuh hari ke depan. Saya harapkan semua bertugas untuk membantu keluarga yang tertimpa bencana longsor ini,” sambungnya dikutip Palopo Pos (grup FAJAR).

Plt Kepala Desa Bonglo, Sande Patandung, mengatakan pukul 08.30 Wita terjadi longsor. Sudah ada korban tertimbun. Sementara pengguna jalan saling bantu untuk menyeberang. Naas, saat proses itu terjadi, longsor besar terjadi.

Material menimpa orang-orang yang sedang berusaha melewati longsor pertama. Sande yang juga berada di lokasi saat kejadian, ikut membantu pengendara menyeberangkan motor.

News Feed