English English Indonesian Indonesian
oleh

Waktu Kerja Tinggi, KPPS Jatuh Sakit

FAJAR, PANGKEP– Sejumlah anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di Kabupaten Pangkep sakit, diduga akibat kelelahan saat proses pemungutan hingga perhitungan suara.

Salah seorang KPPS di Kecamatan Ma’rang, Irmawati mengaku proses perhitungan rampung dini hari. Namun secara keseluruhan rekapitulasi dokumen baru rampung siang hari tadi, Kamis, 15 Februari.

“Jadi memang kita kerja mulai 14 Februari itu sejak pagi sudah stand by di TPS kemudian perhitungan sampai subuh. Jadi betul-betul semua kelelahan sampai tumbang dan suara juga sudah habis,” katanya.

Tidak hanya itu, meski rekapitulasi telah rampung. Pihaknya masih harus siaga untuk proses rekapitulasi di tingkat kecamatan. Padahal ia dan anggota KPPS lain masih harus membersihkan lokasi TPS dan mengembalikan sejumlah fasilitas seperti kursi dan meja yang dipinjam dari sekolah.

“Ini masih mau lanjut sekarang bersih-bersih TPS, padahal kondisi sudah sangat lelah karena belum tidur,” jelasnya.

Sementara itu, KPPS di Kecamatan Balocci pun jatuh sakit diduga akibat kelelahan selama proses perhitungan suara.

“Kerja KPPS pada pemilu ini sangat berat, sehingga perlu menjaga kesehatan dan kondisi pada saat bertugas,” kata Ketua KPU Pangkep, Ichlas saat menjenguk KPPS yang sakit di Kecamatan Balocci.

Ichlas juga mengimbau kepada seluruh KPPS se-Kabupaten Pangkep agar tetap menjaga kesehatan dan kondisi saat bertugas. “Semoga Anggota KPPS yang sakit cepat sembuh, kita juga sudah melakukan MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan dan tenaga kesehatan juga siaga di setiap kecamatan untuk persiapan rekapitulasi tingkat kecamatan,” paparnya.

News Feed