English English Indonesian Indonesian
oleh

Simak Keberanian Armada Laut Indonesia, KRI Lintasi Laut Merahmeskipun Sangat Rawan

YAMAN, FAJAR–KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 telah memasuki wilayah Perairan Teluk Aden untuk kemudian masuk Laut Merah.
Meski situasi di Laut Merah sedang panas, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali yakin kapal bantu rumah sakit itu bisa melalui perairan tersebut. Sebab, kapal yang bertolak dari Jakarta pada 18 Januari lalu berlayar dengan mengemban misi kemanusiaan.

KRI mengirim bantuan untuk korban perang di Gaza, Palestina. Pemerintah Indonesia yakin, semua pihak menghormati niat baik yang dibawa dalam pelayaran kapal buatan PT PAL Indonesia itu.

”KRI Radjiman melaksanakan tugas kemanusiaan,” kata Ali di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Selasa (6/2/2024).

Misi kemanusiaan itu dilaksanakan bersama semua pihak terkait. Bukan hanya melibatkan instansi dalam negeri, instansi dari luar negeri juga turut membantu. Utamanya otoritas di Mesir.

Berdasar informasi terakhir yang diterima Ali, kapal yang membawa berbagai bantuan untuk dikirim ke Gaza itu sudah siap memasuki Laut Merah. ”Kita doakan semoga selamat sampai tujuan dan bisa menjalankan tugas kemanusiaannya,” ungkap orang nomor satu di TNI AL tersebut.

Di Dermaga Kolinlamil kemarin, Ali juga menyambut kedatangan para prajurit TNI AL yang baru saja menuntaskan tugas kemanusiaan di Lebanon. Sejak 1 Desember 2022, pasukan yang tergabung dalam Satuan Tugas Maritime Task Force TNI Konga XXVII-N/UNIFIL itu bertugas lebih kurang 14 bulan.

Mereka bertugas di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan mengandalkan KRI Frans Kaisiepo-368. Dalam pelayaran dari Lebanon menuju Indonesia pekan lalu, KRI Frans Kaisiepo-368 sempat berpapasan dengan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat di Laut Cochin, Samudera Hindia.

News Feed