English English Indonesian Indonesian
oleh

Mengenal Situs Batu Loe, Tradisi, dan Spiritualitas Masyarakat di Takalar

Oleh: Sumarni
Mahasiswa Departemen Sastra Daerah FIB Unhas

Kabupaten Takalar salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kotanya terletak di Pattalassang. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 566,51 km² dan berpenduduk sebanyak 304.856 jiwa (2021).

Takalar dikenal dengan berbagai tradisi dan budayanya, seperti maudu’ Lompoa, a’lammang, akkaleo’ dodoro’, songkabala. Tak hanya itu, terdapat juga beberapa tempat yang dijadikan sebagai situs sejarah.

Seperti di Desa Bontomanai, Kecamatan Manggarabombang terdapat satu situs adat dan tradisi. Situs tersebut dinamakan “Batu Loe”.
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan penulis dengan salah seorang yang melestarikan tempat tersebut, Habiba Dg Simba mengatakan, bahwa asal mula situs tersebut berasal dari kisah kehidupan satu keluarga yang terdiri dari bapak (dato’), ibu dan 1 anak di kampung itu.

Konon, pada suatu hari istri dato’ ingin pergi ke acara pesta sunatan, sebelum pergi ia sudah diperingatkan oleh sang suami untuk tidak terlalu lama karena dikhawatirkan anaknya akan buang air besar sebab dato’ tidak bisa membersihkan kotoran anaknya karena dianggap pamali.

Dalam keberangkatan sang istri, apa yang dikhawatirkan oleh sang suami ternyata menjadi fakta. Anaknya yang masih kecil tetiba ingin buang air besar dan terpaksa dato’ yang harus membersihkannya sehingga ia melanggar sesuatu yang dianggapnya pamali.

Alhasil, karena pamali itu dilanggar oleh dato’ maka ia beserta istri dan anaknya menerima kutukan yang sangat mengerikan. Sang dato terkutuk menjadi batu, anaknya pun terlempar menjadi batu. serta istrinya yang sedang di acara sunatan pun ikut terseret menjadi batu.

News Feed