English English Indonesian Indonesian
oleh

Pinjaman Bank Mengatasi Kemiskinan, Bisakah? Ini Jawabannya!

Apabila perbankan kurang menyalurkan pinjaman, risikonya terhadap daerah juga besar. Perbankan seharusnya selalu meningkatkan pemberian pinjaman, karena dengan adanya peningkatan pemberian pinjaman akan terjadi transformasi struktrual ekonomi.

Sektor tradisional yang memiliki produktivitas rendah akan bergerak menuju sektor ekonomi dengan produktivitas tinggi dengan adanya pinjaman. Untuk mempercepat transformasi struktural ekonomi, perlu didorong produktivitas di semua sektor yang membuat investasi cerdas. Pada muaranya, membantu menggerakkan pengembangan sektor-sektor dengan potensi pertumbuhan yang besar.

Untuk mendorong produktivitas perlu kiranya masyarakat diedukasi tentang manfaat menggunakan fasilitas pinjaman perbankan. Hingga kini, masih terjadi polarisasi pendapat mengenai pinjaman bank.

Kelompok pertama, ada yang berpendapat jangan meminjam di bank karena sudah capek berusaha cari uang, yang pada akhirnya hasil yang didapat hanya untuk membayar bunga atas pinjaman. Yang kedua berpendapat bahwa bisnis sulit menjadi besar apabila hanya mengandalkan modal sendiri, tidak dengan bantuan pinjaman bank.

Lalu bagaimana bank meyakinkan terhadap kedua pendapat tersebut? Sebaiknya diberi edukasi bahwa pinjaman bank yang bersifat produktif dengan data tingkat inflasi 4 persen suku bunga pinjaman KUR 6 persen per tahun. Bagi yang berpendapat jangan melakukan pinjaman di bank hanya mengandalkan modal sendiri, agak lambat melakukan pengembangan usaha termasuk pengingkatan jumlah penjualan.

News Feed