English English Indonesian Indonesian
oleh

Waduh, Kamera ETLE di Jl AP Pettarani Rekam Orang Berpelukan Dalam Mobil

MAKASSAR, FAJAR — Mata kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mengawasi selama 24 jam, setiap pengendara yang melintasi Jl AP Pettarani.

Lalu lalang kendaraan terlihat jelas dari balik layar monitor berukuran 4×4 meter persegi dalam sebuah ruangan di Kantor Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulsel. Tampilan itu merupakan situasi terkini di sejumlah ruas Jl AP Pettarani, Makassar.

Tampilan yang didapatkan adalah rekaman dari empat titik kamera ETLE yang terpasang. Semuanya sekaligus berfungsi untuk mengawasi dan menindak pelanggaran lalu lintas yang dilakukan para pengendara roda dua maupun empat.

Di balik kamera ETLE yang beroperasi selama 24 jam itu, ada sejumlah petugas polisi lalu lintas yang senantiasa berjaga dalam ruangan yang disebut Back Office ETLE. Mereka melakukan validasi terhadap setiap pelanggaran yang berhasil direkam.

Pelanggaran tersebut di antaranya, tidak mengenakan helm dan berboncengan tiga bagi pengendara roda dua, serta tidak menggunakan seatbelt, dan bermain ponsel bagi pengendara roda empat.

Silih berganti para petugas setiap hari berjaga. Tidak hanya melakukan validasi pelanggaran, tetapi juga langsung memproses pembuatan surat konfirmasi untuk penerapan tilang.

Melelahkan, begitu kata para petugas. Sebab meski kamera ETLE merekam pelanggaran lalu lintas secara otomatis, tetap saja untuk validasinya harus dikerjakan oleh petugas.

Bayangkan dalam sehari, keempat kamera ETLE di Jl AP Pettarani itu beroperasi bisa merekam hingga 10 ribu pelanggaran. Bagaimana mereka tidak kewalahan.

News Feed