English English Indonesian Indonesian
oleh

Mahasiswa dan Dosen ITBM Balik Diwa Pengabdian di Wilayah Pelosok

FAJAR, MAKASSAR-Atensi pemerataan pendidikan hingga pelosok, mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Maritim (ITBM) Balik Diwa melakukan pengabdian masyarakat. Pengabdian itu di Madrasah Aliyah (MA) Sicini yang merupakan sebuah yayasan dari Karaeng Toa Sicini yang ada di Wilayah Kecamatan Parigi, Desa Sicini, Kabupaten Gowa.

Dosen Pembimbing Pengabdian ITBM Balik Diwa, Tri Widayati Putri mengatakan pendidikan merupakan proses penting dalam kehidupan individu dan masyarakat. Hal ini tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter, nilai, dan kesempatan untuk menciptakan perubahan positif dalam kehidupan individu dan masyarakat secara keseluruhan.

“Akan tetapi Pendidikan yang tidak merata menjadi masalah serius yang masih dihadapi banyak daerah, terutama di wilayah pedesaan,” ucapnya.

Wanita yang juga merupakan Ibu Bhayangkari itu mengatakan pendidikan di desa merupakan isu yang sangat penting dalam upaya mencapai peningkatan pendidikan di seluruh wilayah. Seperti Desa Sicini merupakan salah satu desa dalam wilayah Kecamatan Parigi Kabupaten Gowa.

Wilayah desa Sicini secara umum mempunyai ciri geologis berupa daerah pegunungan dengan hamparan padang ilalang yang dijadikan sebagai tempat rerumputan penggembalaan dan hutan yang didominasi oleh berbagai jenis kayu hutan alam, serta desa Sicini Termasuk wilayah hutan lindung, selain berupa hutan, desa Sicini juga merupakan daerah persawahan yang umumnya sawah tadah hujan.

“Ada sebuah sekolah di desa ini yang sampai saat ini mengalami permasalahan mengenai pendidikan yakni Madrasah Aliyah Sicini,” ujarnya.

Kata dia, Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) yang merupakan wadah pendidikan bagi anak belum mereka dapatkan di desa tersebut. Hal ini terjadi karena pendidikan tingkat SMA/SMK hanya berada pada Kecamatan Parigi dan Ibu Kota Kecamatan.

Dengan kondisi demikian hadirlah Madrasah Aliyah Sicini yang merupakan sebuah yayasan dari Karaeng Toa Sicini yang ada di Wilayah Kecamatan Parigi, Desa Sicini Kabupaten Gowa.

“Menurut data yang ada sampai saat ini tidak ada satupun SMA/SMK yang berdiri pada Desa Sicini sehingga banyaknya anak yang tidak melanjutkan pendidikan tingkat SMA/SMK,” katanya.

Oleh karena itu, Madrasah Aliyah hadir untuk memberikan pendidikan lanjutan pada anak yang pernah mengalami putus sekolah. Akan tetapi, ada beberapa permasalahan yang ditemukan diantaranya masih kurang Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai tenaga pengajar di Madrasah Aliyah Sicini yang mengakibatkan terhambatnya proses belajar mengajar siswa.

Dan Kurangnya sarana dan prasarana yang bisa membantu menumbuhkan semangat belajar siswa, seperti ruang kelas yang kondisinya masih dalam kondisi tidak memungkinkan, serta kurangnya buku-buku yang memuat mata pelajaran siswa

“Dengan kondisi yang dihadapi oleh Madrasah Aliyah ini mendorong Mahasiswa kami dari Institut Teknologi dan Bisnis Maritim (ITBM) Balik Diwa diantaranya A. Virati Syamda, Syahrir, Andi Haeril Akbar, Nur Rabiah, Nur Aisyah Sabani melaksanakan program pengabdian masyarakat yang diadakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi di sekolah tersebut,” ujarnya.

Salah satu Mahasiswa, A.Virati Syamda menambahkan bahwa dalam kegiatan tersebut, pelaksanaan program pelatihan life skill diberikan untuk membantu meningkatkan semangat belajar siswa Madrasah Aliyah Sicini dengan tujuan yang diberikan adalah melatih siswa mempersiapkan diri secara akademik, sosial dan emosional dalam menghadapi kesulitan dan permasalahan hidup.

“Kami juga mengajak kelompok volunteer sesuai keilmuannya untuk membantu kegiatan belajar siswa di sekolah tersebut, kita juga mengajak masyarakat agar membantu mengadakan sarana dan prasarana berupa taman baca untuk meningkatkan minat belajar siswa di sekolah tersebut,” tuturnya. (sae/*)

News Feed