English English Indonesian Indonesian
oleh

OSOS, Strategi Jitu Jaring Atlet Profesional

FAJAR, MAKASSAR- Komite Olahraga Nasional indonesia (KONI) Kota Makassar fokus mencetak atlet-atlet baru. Ini juga yang menjadi latar belakang lahirnya program One Student One Sport (OSOS).

Ketua KONI Makassar, Ahmad Susanto sudah menegaskan, program ini merupakan langkah awal yang sudah mendapat respon positif dari KONI pusat. Prosesnya pun terus menunjukkan progres yang positif.

Sehingga, program ini diyakini bisa menjadi jembatan awal untuk menjadikan Makassar sebagai lumbung atlet nasional. Mengingat, berbagai upaya telah dilakukan untuk mewujudkan olahraga sebagai solusi bagi banyak hal di Kota Makassar.

Kemudian dalam perjalanannya, OSOS nantinya akan dilakukan secara terintegrasi. Semua pihak terkait digandeng, mulai dari Dinas Pendidikan pihak sekolah, guru olahraga dan berbagai lainnya.

“Kami sudah lakukan MoU dengan Disdik dan guru olahraga dan beberapa mitra lain. Karena untuk mewujudkan hal ini tidak bisa dilakukan sendiri. Harus terintegrasi dengan baik,” ujarnya, Sabtu, 8 Juli.

Lebih lanjut Ahmad Susanto mengatakan, dalam pelaksanaannya nanti, akan ada dua langkah konkret yang bakal terus mengikuti. Pertama adalah pembinaan dan yang kedua dukungan.

Untuk pembinaan, semuanya dilakukan secara rapi dan terintegrasi. Mulai dari sosialisasi 15 kecamatan yang ada di Kota Makassar, melibatkan pihak sekolah, pendataan berbasis digital dan sebagainya akan dilakukan hingga tuntas.

“Pihak sekolah datang saat kami sosialisasi di kecamatan. Jadi kami mau lakukan pemerataan juga, khususnya cabor kurang populer. Kita dorong supaya sama dengan yang lain. Setelah itu ada pendataan lewat aplikasi SAMAKI. Itu akan dikasih ke sekolah, nanti akan didata lewat guru olahraganya,” lanjutnya.

Sementara untuk dukungan, akan dilakukan melalui event, bantuan sarana dan prasarana sampai dengan bantuan biaya kepada atlet yang sudah berhasil menembus tim nasional dan membela Indonesia di kejuaraan internasional.

“Dukungan itu kita berikan berupa bantuan kegiatan terintegrasi, event, sarpras dan dukungan nasional. Kalau ada atlet yang memperkuat timnas, biayanya akan didukung KONI Makassar. Penginapan, makan dan akomodasinya 100 persen kami dukung,” terangnya.

Sementara Kepala Bidang Pembinaan Prestasi KONI Makassar, Andi Muhammad Yasir mengatakan, untuk OSOS semuanya sudah termapping dengan baik. Akan tetapi, jika memang ada yang berpeluang untuk digandeng dalam seleksi atlet, bisa juga dilakukan.

“OSOS ini sudah jelas alurnya. Kalau pihak luar, akan tetap kami gandeng. Tapi metodenya dengan memperbanyak event. Jadi nanti lewat event itu akan kami lihat juga apakah ada potensi atlet yang bisa berkembang atau bagaimana,” kata dia. (wid)

News Feed