English English Indonesian Indonesian
oleh

Harga Jagung Anjlok, Petani Enggan Jual Rp3.500 karna Mentan Sebut HPP Rp4.200 Per Kg

BONE, FAJAR – Harga jagung anjlok. Hanya ditawari Rp3 ribu per kilogram.

Asisten Manager Supply Chain dan Pelayanan Publik Bulog Bone, Andi Ishak, mengatakan proses penyerapan jagung dari para petani masih dalam tahap penjajakan harga.

“Di daerah Pallakka menuju ke Kecamatan Amali, Bulog meminta dengan harga Rp3.500 per kilogram, tetapi petani masih enggan melepas jagung dengan harga tersebut. Mereka baru bersedia melepas jagung ketika harga mencapai Rp4.000,” ujarnya, kemarin.

Para petani enggan melepas jagung dengan harga tersebut karena masih optimis harga akan kembali normal atau bahkan meningkat menjadi sekitar Rp4.000 hingga Rp6.000 per kilogram.

Padahal, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah memerintahkan Bulog menyerap jagung petani dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan sebesar Rp4.200 per kilogram.

Sementara itu, harga di bawah penetapan tersebut diberikan dengan mempertimbangkan kualitas jagung dari para petani ini, seperti kadar air sebesar 35-40 persen, serta jagung yang belum dipipil.

“Instruksi ini diberikan karena masalah harga yang mengalami penurunan drastis. Sehingga Bulog Bone diminta untuk melakukan penyerapan langsung oleh pemerintah,” ujar Ishak.

Sebelumnya para petani di Bone mengeluhkan masalah harga jagung yang terus mengalami penurunan, harga jual yang dikeluhkan hingga Rp2.800-Rp3000 per kg.

“Jatuh sekali harganya (Rp3.000), padahal sempat itu sampai Rp8 ribu, ini kondisinya terus begini,” keluh petani di Kecamatan Libureng, Bone, Faridawati. (an/zuk)

News Feed