English English Indonesian Indonesian
oleh

Buka Puasa Joe Biden Diboikot, Pendukung Palestina Bikin Acara Sendiri di Luar Gedung Putih

Namun kini Partai Demokrat khawatir hilangnya dukungan terhadap Biden di kalangan umat Islam dapat membantu membuka jalan bagi pendahulunya dari Partai Republik untuk kembali ke Gedung Putih.

Pemilu tahun ini kemungkinan besar akan bergantung pada beberapa negara bagian yang menjadi medan pertempuran, termasuk Michigan dengan populasi Muslim yang signifikan.

Mohamad Habehh, direktur pengembangan Muslim Amerika untuk Palestina, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Biden tidak dapat mengklaim peduli terhadap Muslim Amerika jika dia tidak mengakhiri dukungannya terhadap Israel.

“Foto-foto yang mereka lakukan – diskusi yang mereka lakukan untuk menunjukkan bahwa mereka masih mendapat dukungan komunitas Muslim – hanyalah upaya menyedihkan untuk membuat diri mereka terlihat bagus di saat warna asli mereka terlihat,” tegas Habehh kepada Al Jazeera dikutip dari TRT World.

Di luar Gedung Putih, para aktivis menyiapkan acara buka puasa mereka sendiri pada Selasa malam di Lafayette Park. Penyelenggara membagikan kurma, sehingga masyarakat dapat berbuka puasa saat matahari terbenam.

Pemerintahan Biden terus menyetujui penjualan senjata ke Israel bahkan ketika Israel tanpa pandang bulu membunuh warga Palestina dan pekerja bantuan di Gaza yang terkepung.

Nihad Awad, direktur eksekutif Dewan Hubungan Amerika-Islam, mengatakan dia mendorong para pemimpin Muslim lainnya untuk menolak undangan ke Gedung Putih jika mereka menerimanya.

“Kecuali dia menyerukan gencatan senjata, tidak akan ada pertemuan dengan dia atau perwakilannya,” pesannya.

News Feed