English English Indonesian Indonesian
oleh

KKLR Bukber dengan Bupati Lutim dan Ratusan Mahasiswa di Makassar

FAJAR, MAKASSAR-Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Luwu Timur buka puasa bersama (bukber) dengan Bupati Luwu Timur, PT Vale dan ratusan mahasiswa di Hotel Grand Maleo, Jalan Pelita, Kamis, 13 April.

Bupati Luwu Timur, Budiman mengatakan
buka puasa bersama ini merupakan silaturahmi da upaya untuk tetap merajuk tali silaturahmi karena tahu bahwa Makassar ini menjadi pusat. Pusat informasi dan pusat pendidikan.

Sehingga ia berpesan agar mahasiswa untuk mempersiapkan diri untuk kembali di Luwu Timur. Pemerintah pun kata dia, telah mempersiapkan itu melalui pemberian beasiswa kepada anak tidak mampu dan berprestasi.

“Kita siapkan Asrama karena kita berharap mahasiswa ini menjadi masa depan karena kita ini tidak lama lagi menjadi masa lalu. Kita harus mau mempersiapkan mereka jauh lebih baik dari kita ini,” ujar Budiman dihadapan ratusan Mahasiswa.

Di kesempatan itu, Budiman juga mengatakan mendukung keberlanjutan investasi PT Vale Indonesia, Tbk. Termasuk investasi yang akan masuk di tiga provinsi yang salah satunya akan dibangun di Sorowako.

Menurutnya, PT Vale sudah menjadi bagian dari pemerintah daerah. Usia 54 tahun PT Vale kata dia memberikan bukti bahwa ia hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. Kemudian bukti bahwa ada hubungan baik masyarakat dengan PT Vale dan pemerintah.

“Bukan waktu singkat 54 tahun. Kita berharap bahwa Vale ini sudah banyak berbuat kebaikan-kebaikan, ada sekolah, ada beasiswa S2 dan S3, ada pemberdayaan melalui CSR, ada donasi, ada kemitraan strategis, ada pembangunan kawasan,” katanya.

Sehingga jika ada tempat lain yang pemberdayaannya lebih baik dari PT Vale, maka Budiman mengatakan ingin melihatnya. “Kalau ada juga bilang pengelolaan lingkungan baik kita mau liat. Kita sama-sama PT Vale mau lihat,” tegasnya.

Sehingga itu kata dia, ia bersyukur karena
belum lama ini Presiden Jokowi berkunjung ke Luwu Timur melihat. “Kita harap ada berkah dan pasti ada keberkahan. Ada investasi akan masuk di tiga provinsi kurang lebih 150 triliun. Mari kita doakan,” katanya.

Jika ada investasi masuk kata dia,
berarti ada peluang bisnis, peluang kerja, dan peluang daerah makin berkembang. “Itu pasti,” pungkasnya.

Dia juga memberikan bahwa PAD Luwu Timur dari sektor pertambangan itu terus meningkat tiap tahunnya. Bahkan,
APBD Luwu Timur, itu 1/3 dari sektor pertambangan.

“APBD kita lebih 500 miliar dari sektor pertambangan. Jadi bisa dibayangkan belum di luar pemberdayaan Vale. Di luar donasi, diluar kemitraan, diluar pemberdayaan kawasan, dan lain-lain,” katanya.

Direktur Eksternal PT Vale Endra Kusuma
meminta doa agar tiga investasi yang dibangun, khusnya di Luwu Timur berjalan lancar. Ia mengatakan sepakat dengan pernyataan bupati bahwa dengan adanya investasi tentunya akan lebih mensejahterakan masyarakat.

Disamping itu membantu pemerintah daerah karena ada peluang kerja da peluang usaha. “Jadi kalau ada riak-riak kami anggap itu bagian dari dinamika karena tidak mungkin lah satu proses itu berjalan mulus. Pasti ada dinamika, pro dan kontra. Tapi kami siap, terbuka kalau ada kekurangan mari kita tingkatkan. Berikan kami kritik membangun,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa terkait investasi di tiga provinsi itu akan dibangun di Sorowako dengan perkiraan investasi Rp20 sampai Rp30 triliun.

“Kita akan kerja sama salah satu investor besar. Proyeksinya bakal menyerap ribuan tenaga kerja. Makanya sumber daya manusia disiapkan. Mahasiswa Luwu punya peluang itu,” jelansya. (mum)

News Feed