English English Indonesian Indonesian
oleh

Cuan Besar dari NFT, Hanya Jual Foto Hasilkan Miliaran Rupiah

“File itu dibuat stempel waktu-nya (timestamp), agar memiliki identitas khusus. Jadi semacam sidik jari yang berbeda satu NFT dengan lainnya. Ada tanda khusus, yang dibuat secara otomatis terhadap data timestamp itu melalui sistem smart contract blockchain,” kata pria asal Medan, Sumatera Utara ini.

Maka dari itu, saat file yang sama diunggah kembali, maka sistem akan secara otomatis menolak dan dianggap tidak valid, karena sudah terekam sebelumnya di blockchain. Selengkapnya baca di Harian FAJAR edisi Sabtu, 15 Januari 2022. (bus/dir)

News Feed