Menanggapi beberapa pertanyaan terkait investasi di Mesir, Rifki Rustam Arsyad, Pejabat Fungsi Ekonomi KBRI Kairo menyatakan bahwa secara umum pertumbuhan ekonomi Mesir ditopang oleh sektor swasta dan investasi terutama di sektor jasa, pariwisata, manufaktur dan industri.
Mesir memiliki posisi geografis strategis sebagai hub antar benua; Asia, Afrika dan Eropa. Selain sebagai mitra dagang non-tradisional yang penting bagi Indonesia, Mesir juga merupakan salah satu tujuan investasi.
Diketahui saat ini Mesir menempati urutan pertama di Afrika sebagai negara tujuan investasi. Investasi Indonesia di Mesir antara lain di sektor komoditas, services, konstruksi, dan TIK. Sementara investasi Mesir di Indonesia antara lain perkebunan dan peternakan, kertas dan percetakan, serta perdagangan dan reparasi.
KBRI Kairo terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk mendukung investasi dan perdagangan di kedua negara. Total realisasi inbound investment Mesir di Indonesia pada tahun 2024 mencapai USD 5,9 juta, tersebar ke dalam 323 proyek. (rls/kbri/msr/kro/tim/hms/*)