FAJAR, GAZA–Genosida Israel terus berlanjut tanpa henti. Tentara Israel membunuh sedikitnya 21 warga Palestina pada Rabu dini hari dalam serangkaian serangan di Jalur Gaza yang hancur akibat perang.
Sebuah sumber medis mengatakan kepada Anadolu bahwa 13 warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel di sebuah rumah keluarga Abdel-Bari di Khan Younis, Jalur Gaza selatan.
Seorang warga Palestina lainnya tewas dan empat lainnya terluka dalam serangan Israel terhadap tenda pengungsian di Khan Younis bagian barat.
Di Rafah, dua serangan udara Israel menewaskan lima warga Palestina, sementara tentara Israel meningkatkan serangannya terhadap kota itu, menurut para saksi.
Dua warga Palestina lagi tewas dalam serangan udara Israel di sebuah rumah di wilayah timur kamp pengungsi Nuseirat, Jalur Gaza tengah.
Pada hari Minggu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperingatkan serangan tentaranya terhadap Gaza dan akan melaksanakan rencana Presiden AS Donald Trump untuk mengusir warga Palestina keluar dari Gaza.
Israel memulai kampanye udara mendadak di Gaza pada tanggal 18 Maret dan telah menewaskan lebih dari 1.000 korban dan melukai lebih dari 2.000 orang, menghancurkan gencatan senjata Januari dan perjanjian pertukaran tahanan antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina Hamas.
Lebih dari 50.300 warga Palestina telah tewas di Gaza dalam serangan militer Israel sejak Oktober 2023, kebanyakan dari mereka adalah wanita dan anak-anak.
Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan November lalu untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.