FAJAR, MAKASSAR – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) memaksimalkan upaya pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2025. Sebanyak 102 pos pengamanan telah disiagakan di berbagai titik strategis dalam Operasi Ketupat 2025, yang berlangsung dari 26 Maret hingga 8 April.
Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol Nasri, menjelaskan bahwa pos-pos tersebut terdiri dari 60 pos pengamanan, 17 pos pelayanan, dan 25 pos terpadu. Pos-pos ini didirikan di titik-titik strategis untuk memastikan keamanan serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama Lebaran.
Operasi Ketupat 2025 melibatkan 6.909 personel, terdiri dari 4.727 personel kepolisian, 407 personel TNI, serta 1.775 personel dari berbagai instansi terkait. Operasi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi para pemudik.
Selain mengatur kelancaran lalu lintas, pos-pos yang disiagakan juga difokuskan pada pengamanan di titik-titik rawan, seperti lokasi rawan kemacetan, kecelakaan, tindak kriminal, serta bencana alam. Pusat-pusat keramaian juga menjadi perhatian utama dalam upaya pengamanan ini.
“Operasi ini merupakan bentuk sinergi antara Polda Sulsel dan berbagai pihak dalam mengamankan mudik dan perayaan Idul Fitri,” ujar Brigjen Pol Nasri. (wid/*)