English English Indonesian Indonesian
oleh

Bupati Bantaeng Atensi Serapan Gabah Wujudkan Swasembada Pangan

FAJAR, MAKASSAR — Perwujudan swasembada pangan terus mendapatkan topangan dari berbagai wilayah. Sejumlah strategi terus digalakkan untuk itu.

Bupati Bantaeng, Fathul Fauzy Nurdin mengatakan bahwa pihaknya terus bberkomitmen untuk mewujudkan swasembada pangan.

Kali ini, kepala daerah yang akrab disapa Uji Nurdin ini bersama pimpinan Forkopimda menggelar pengecekan di Gudang Bulong dan perusahaan penggilingan.

“Jadi pengecekan ini merupakan komitmen Kabupaten Bantaeng siap mewujudkan swasembada pangan yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo,” ucapnya, kemarin.

Lebih lanjut Bupati termuda di Sulsel ini mengatakan bahwa pihaknya menargetkan penyerapan gabah kering panen sebesar 2.000 ton bisa tercapai secepatnya.

“Alhamdulilah setelah bapak presiden menetapkan harga gabah Rp6.500/kg dan jagung Rp5.500/kg, pantauan kita hari ini, Bulog telah menyerap 70 persen dari target 2.000 ton. Gabah ini merupakan hasil dari Petani Bantaeng,” tuturnya.

Sementara Wakil Pimpinan Bulog Bulukumba-Bantaeng, Norin Samma mengatakan bahwa Presiden Prabowo menetapkan harga pembelian gabah kering panen sebesar Rp6.500 per kilogram.

“Penetapan harga ini bertujuan untuk menjamin petani mendapatkan harga yang layak, memperkuat stok pangan nasional, mewujudkan swasembada pangan, melindungi petani, dan menjaga stabilitas harga,” katanya, kemarin.

Kata dia, penetapan harga ini berlaku untuk semua kualitas gabah. Rafaksi harga berdasarkan kualitas gabah tidak berlaku lagi.


“Jadi tidak ada lagi standar gabah. Jadi kami akan serap sesuai harga yang ditentukan pemerintah yakni Rp6.500/kg,” pungkasnya. (sae)

News Feed