FAJAR, JAMBI — PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas), melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menggelar kegiatan Safety Awareness dan peningkatan kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di PT Pelabuhan Tanjung Priok Cabang Jambi.
Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta, termasuk Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), petugas kebersihan, dan security, yang juga menerima Alat Pelindung Diri (APD).
Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan stakeholde mengenai pentingnya prosedur keselamatan K3, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta penanganan kondisi darurat di lingkungan kerja pelabuhan.
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Jambi, Romi Hasbeni, menekankan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk terus meningkatkan kepedulian para pekerja di area Pelabuhan terhadap budaya K3 dan meningkatkan kompetensi peserta dalam mengikuti prosedur keselamatan di setiap kegiatan.
“TKBM, petugas kebersihan, sekuriti, dan semua pekerja di Pelabuhan memiliki peran yang setara dalam penerapan K3 di area operasional. Apabila salah satu peran ini hilang, pelabuhan akan menjadi tidak aman dan tidak sehat, untuk itu diperlukan komitmen kita bersama untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan pelabuhan,” ujar Rommy.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain narasumber eksternal dari Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Muda Tri Astuti Wihabsari, Perwakilan HSSE Regional II Jambi Felencia Novita, Branch Manager PTP Cabang Jambi Romi Hasbeni, Deputy Manager Operasi & Teknik Edi Burmansah, Deputy Manager Pendukung Operasi Iwan Andri Wijaya, dan para peserta pelatihan.