FAJAR, PANGKEP — Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Shohwatul Is’ad punya cara unik untuk membekali santrinya. Bukan cuma ilmu dunia, tapi juga ilmu akhirat, Baru-baru ini, para santri putra kelas 10 mengikuti pelatihan penyelenggaraan jenazah yang diadakan oleh Kesantrian Putra PPMI Shohwatul Is’ad.
“Kegiatan ini bukan sekadar simulasi biasa, tapi benar-benar praktik langsung bagaimana cara mengurus jenazah sesuai syariat Islam.
Pelatihan ini tentu saja bukan hal yang mudah. Bayangkan saja, para santri yang biasanya sibuk dengan pelajaran matematika atau sains, kini harus belajar bagaimana cara memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga menguburkan jenazah,” papar, Kepala Kesantrian Putra PPMI Shohwatul Is’ad, Abdurahman Tera.
Lanjut disampaikan bahwa, kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan praktis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keagamaan yang kuat, seperti rasa empati, tanggung jawab, dan kesadaran akan kematian.
“Bagi para remaja dan pelajar, kegiatan ini tentu menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Mereka belajar bahwa hidup bukan hanya tentang mengejar cita-cita duniawi, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk kehidupan setelah kematian. Bagi orang tua, kegiatan ini tentu menjadi nilai tambah yang membuat mereka semakin yakin untuk menitipkan putra mereka di Shohwatul Is’ad,” bebernya.
Disampaikan juga bahwa, pelatihan penyelenggaraan jenazah ini adalah salah satu contoh nyata bagaimana Shohwatul Is’ad berusaha mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kepedulian sosial yang tinggi.