Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia, YB Dato’ Seri Diraja Dr Zambry Abd Kadir, dalam
mengatakan, forum ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antar perguruan tinggi di kawasan ASEAN serta memberikan peluang pendidikan internasional yang lebih luas bagi generasi muda.
Program Ini merupakan satu langkah positif untuk menguatkan kerjasama pendidikan di kalangan negara ASEAN dan memberi peluang yang lebih luas kepada generasi muda untuk berkembang melalui pendidikan antara bangsa (internasional) serta meningkatkan daya saing dalam dunia pendidikan.
“Forum AEF 2025 terdiri dari empat agenda utama yakni pameran (exhibition) pendidikan tinggi, forum universitas ASEAN, program mobilitas mahasiswa ASEAN, dan peluncuran ASEAN GEMS,” ujarnya.
UMI satu dari sembilan perguruan tinggi di Indonesia yang diundang menghadiri ajang pameran AEF 2025.
UMI menampilkan karya peneitian bertemakan Maritime Heritege mendapat perhatian pengunjung dari berbagai kalangan termasuk mahasiswa ASEAN yang mengikuti Student Mobility Program.
COE EMGS, Novie Tajuddin, menjelaskan bahwa AEF 2025 adalah acara internasional yang mengedepankan inovasi pendidikan dan memperkuat kolaborasi antara universitas, pemerintah, pakar industri, dan mahasiswa di seluruh kawasan ASEAN.
“Acara ini mempertemukan universitas, pembuat kebijakan atau pemerintah, pakar industri, dan mahasiswa untuk membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat dan terintegrasi di seluruh kawasan ASEAN,” ucapnya.
Terdapat tiga kegiatan penting antara lain Asean Universities Exhibition and Forum itu sendiri. Kemudian ASEAN Student Mobility. Dan terakhir adalah launching ASEAN GEMS.