English English Indonesian Indonesian
oleh

Mulai Hari Ini Warga Gaza yang Mengungsi Bisa Pulang ke Rumah, tapi Israel Larang Berenang di Laut

“Setelah negosiasi, kami akan melaksanakan putaran lain dari proses pembebasan tahanan pada hari Kamis,” kata sebuah pernyataan dari kantor Netanyahu.

“Pada hari Kamis, Arbel Yehud, prajurit Agam Berger dan seorang tawanan tak dikenal lainnya akan dibebaskan,” kantor tersebut menambahkan.

“Pada saat yang sama, tiga tawanan tambahan akan dibebaskan pada hari Sabtu sesuai kesepakatan,” kata pernyataan itu.

Pernyataan Netanyahu mencatat bahwa Tel Aviv telah menerima dari Hamas sebuah daftar yang merinci status semua tawanan yang akan dibebaskan pada tahap pertama.

“Berdasarkan kesepakatan tersebut, Israel akan mengizinkan penduduk Gaza untuk menyeberang kembali ke bagian utara Jalur Gaza mulai besok pagi (Senin),” tambahnya.

Kemudian dalam sebuah pernyataan, juru bicara militer Israel Avichay Adraee mengatakan bahwa warga Palestina akan diizinkan untuk kembali dengan berjalan kaki ke Gaza utara melalui rute Netzarim (tengah) dan Jalan Al-Rashid (barat) mulai pukul 7 pagi waktu setempat.

Ia menambahkan bahwa perjalanan kendaraan ke Gaza utara akan diizinkan setelah pemeriksaan melalui Jalan Salah Al-Din (timur) mulai pukul 9 pagi.

Adraee memperingatkan agar tidak “mendekati pasukan militer Israel di salah satu posisi atau penempatan mereka di wilayah Gaza selatan, dekat persimpangan Rafah, atau di Wilayah Koridor Philadelphia.”

Ia juga memperingatkan agar tidak “berenang, memancing, menyelam, dan memasuki laut dalam beberapa hari mendatang.”

Fase enam minggu pertama perjanjian gencatan senjata Gaza mulai berlaku pada 19 Januari, menangguhkan perang genosida Israel yang telah menewaskan lebih dari 47.300 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan melukai lebih dari 111.400 orang sejak 7 Oktober 2023.

News Feed