Para peserta dan karang taruna diberi kesempatan untuk langsung memberikan pendapat terkait hama tanaman vanila yang paling banyak ditemukan di desanya.
“Kami betul-betul dibina dan sudah mengetahui mengenai sistem sertainovasi yang sebelumnya tidak ada di desa kami,” ungkap Apriajis.
Tim LPkM UMI beranggotakan Dr Asdar Djamereng, Dr Ir Sitti Rahbiah, beserta empat mahasiswa yakni Rayhana Bahar, Mush’ab Al Mubarak, Putri Bimadayanti, dan Fitra Ramadani. (wis)