English English Indonesian Indonesian
oleh

Dituding Bakal Mutasi Ratusan ASN Jelang Pilkada, Pj Bupati Pinrang: Hoaks Itu

Harian.fajar.co.id, PINRANG-Dinamika politik di Pinrang makin memanas. Aparatur negeri sipil (ASN) pun juga terdampak. Hal tersebut setelah menguat adanya informasi 100 lebih ASN di Pemkab Pinrang akan dimutasi. Mutasi besar-besaran disebutkan ada 10 camat dan 69 lurah di Pinrang, beserta beberapa pejabat di kedinasan akan dimutasi.

Isu itu juga menguat setelah Aliansi Pemuda dan Masyarakat Pinrang mendatangi Kantor Bupati Pinrang untuk melakukan demonstrasi dan menuding Pj tak netral.

Namun, Pj Bupati Pinrang Ahmadi Akil mengungkapkan, pihaknya belum melakukan mutasi. Ke depannya akan melakukan mutasi jika mendapat persetujuan dari Kemendagri. “Banyak jabatan yang kosong,” katanya.

Ahmadi Akil membantah info yang beredar akan melakukan mutasi terhadap 100 lebih ASN. “Makanya hoaks itu, info yang tidak jelas,” bantahnya.

“Info itu bisa saja suatu saat saya lakukan, dengan pertimbangan adanya jabatan kosong dan mungkin juga penyegaran seperti yang dilakukan Pj bupati Wajo,” sebutnya.

Koordinator Lapangan Aliansi Pemuda dan Masyarakat Pinrang Asrianto menganggap bahwa Pj Bupati Pinrang melakukan cawe-cawe di Pilkada Pinrang. “Iya (Pj Bupati Pinrang cawe-cawe). Ada indikasi Pj Bupati Pinrang memihak pada salah satu bakal calon bupati Pinrang,” katanya.

Asrianto mengungkapkan, pihaknya menuntut berdasarkan pasal 2 Undang-undang Nomor 5 2014 tentang sikap pegawai ASN harus patuh pada asas netralitas dengan tidak berpihak dari bentuk pengaruh apapun dan tidak memihak pada ketentuan tertentu. “Kami mengindikasi Pj bupati Pinrang melanggar netralitas ASN sebagaimana telah kami kumpulkan bukti-bukti yang diperoleh di lapangan,” ungkapnya.

Aliansi Pemuda dan Masyarakat Pinrang mendesak Pj bupati Pinrang mundur dari jabatannya dan membatalkan mutasi dalam jajaran pemerintahan. “Kami menegaskan Pj bupati Pinrang tidak melakukan penekanan terhadap bawahan demi kepentingan politik,” tambah Asrianto.

Hasil penelusuran Asrianto ada kedekatan tim sukses salah satu bakal calon bupati Pinrang dengan Pj bupati Pinrang. “Kami curigai yang kami indikasi bahwa ada kongkalikong dibalik ini,” tuturnya.

Asrianto juga mendapatkan, tim sukses tersebut mewakili AJB mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati Pinrang di beberapa partai politik di Pinrang. “Kami temukan bahwa Pj bupati hari ini tidak netral lagi padahal diawal pelantikan Pj bupati Pinrang sangat menggaungkan yang namanya netralitas, tapi hari ini kita ketahui ternyata Pj bupati Pinrang telah melanggar apa yang dikatakan,” jelasnya.

Terpisah, Sulthani yang dituding sebagai tim sukses AJB membantah hal tersebut. “Siapa bilang (saya) ketua tim pemenangan. Kalau tim pemenangan ada SK-nya,” katanya.

Sulthani telah melaporkan ke Polres Pinrang terkait pencemaran nama baik yang dituding sebagai Ketua Tim Pemenangan AJB. “Saya sudah melapor yang media memberitakan saya ketua tim,” bebernya.

“(Saya) Bukan dari tim AJB dan bukan tim dari siapa-siapa. Foto saya dengan Pak Pj bupati Pinrang itu tidak ada kaitannya dengan mutasi. Pertemuan itu cuman komunikasi terkait pelantikan Laskar Merah Putih,” lanjut Sulthani.

Sulthani mengucapkan bahwa tidak ada hubungannya mutasi dan pada saat ia mengambilkan formulir pendaftaran calon bupati Pinrang AJB di beberapa partai di Pinrang. “Namanya begitu kan, siapa saja yang dipercayakan. Yang itu bukan berarti yang ambil sebagai tim,” ucapnya. (ams/*)

News Feed