English English Indonesian Indonesian
oleh

Paylater Bagi Kaum Gen-Z

Oleh: Shabrina Indriani Herman*

Paylater adalah sistem pembayaran yang ditunda. Dengan kata lain, kita bisa membeli barang tanpa harus membayar langsung. Sebagai, gantinya kita membayar tiap bulan beserta bunganya.

Juru bicara OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Sekar Putih Djarot menjelaskan bahwa paylater adalah sebuah istilah yang merujuk pada transaksi pembayaran atau jasa. Pada dasarnya paylater adalah layanan untuk menunda pembayaran atau berhutang yang wajib dilunasi di kemudian hari.

Terlihat simple memang, bahkan sangat memudahkan kita untuk memenuhi kebutuhan dan wishlist (keinginan). Tetapi, paylater juga bisa menyebabkan “Kecanduan”.

Layanan ini hadir di berbagai situs dagang elektronik, penyedia jasa transportasi-logistik, tiket travel, hingga pemilik dompet digital. Kini bank juga menyediakan paylater untuk akses pembayaran melalui aplikasi mobile. Beberapa penyedia layanan paylater antara lain Kredivo, Akulaku, Shopee, Gojek, Tokopedia, dan Traveloka.

Angka Besar

Menurut data PT Pefindo Biro Kredit (IdScore) pengguna paylater Gen-Z mencapai rata-rata 1,62 juta debitur per bulan. Dari sisi kredit macet, Gen-Z menyumbang sekitar Rp460 miliar dari total kredit macet per Desember 2023 mencapai total Rp2,12 triliun. Generasi Z sendiri merupakan mereka yang lahir pada 1997 hingga 2012 (Bisnis.com).

Beberapa anak Gen-Z mengaku menggunakan paylater untuk mencicil barang yang harganya cukup mahal. Seperti halnya  R (21) yang menggunakan layanan paylater di salah satu platform e-commerce untuk meminjam uang seharga Rp1 juta. Akan tetapi, dengan adanya paylater ini malah bukan membantunya dalam sistem keuangan, melainkan ia terlilit utang pinjaman online yang sekarang membengkak menjadi Rp7 juta.

News Feed