English English Indonesian Indonesian
oleh

Pengurus Perpustakaan Sejarah UNM Adakan Seminar Nasional, Tanamkan Nilai Pancasila

FAJAR, MAKASSAR-Pengurus Perpustakaan Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan webinar nasional memperingati Hari Lahir Pancasila.

Webinar ini digelar atas kerja sama dua kampus dan satu sekolah, yaitu Universitas Negeri Makassar, Universitas Negeri Gorontalo, dan SMA Negeri 10 Pangkep, pada Minggu, 4 Juni 2023.

Webinar bertema “Meningkatkan kesadaran Generasi Milenial yang Berkarakter dengan Menanamkan Nilai-nilai Pancasila” itu menghadirkan dua pemateri.

Pertama, dosen Universitas Negeri Gorontalo Irvan Tasnur yang membawakan materi “Memahami dan Memaknai Karakter Para Pendiri Bangsa dalam Perjalanan 78 Tahun Ideologi Negara”.

Dalam penjelasannya, ia mengatakan kebanyakan memahami bahwa apabila berkaitan dengan pancasila nilai-nilainya hanya bisa didapat di dalam lima dasar pancasila.

Padahal, apabila dihami bahwa dalam pembuatan pancasila itu sendiri, atau dalam perumusannya, sebenarnya telah terkandung nilai-nilai yang namanya nilai pancasila itu sendiri.

“Ini bisa dilihat dari berbagai peristiwa sejarah di masa lampau,” kata Irvan.

Ia menekankan kepada generasi milenial yang ingin memahami pancasila untuk jangan langsung memahami 5 dasar negara tersebut. Melainkan, yang paling penting harus dipahami terlebih dahulu adalah sejarahnya.

Kedua, Guru Sejarah sekaligus Wakasek Humas SMA Negeri 10 Pangkep, Jerwin, dengan materi “Masihkah Kita Pancasila?”.

Dalam penjelasannya, Jerwin mengatakan, sebagai lulusan sejarah yang bekerja pada instansi pemerintah di SMA lembaga pendidikan formal sangat menarik tema yang diangkat pada webinar ini.

Dia mengatakan, terkadang kita mendapati oknum yang mencoba untuk menjadikan pancasila itu sebagai iming-iming untuk membangun persepsi mereka kepada publik, kepada khalayak ramai bahwa mereka layak dipilih untuk posisi tertentu karena mereka pancasila.

Dengan kata lain pancasila itu hanya dijadikan sebagai sekadar jualan belakang.

Webinar yang diikuti sekitar 140 lebih partisipan melalui aplikasi zoom dan juga live streaming YouTube ini juga menghadirkan Pembina Perpustakaan prodi Pendidikan Sejarah, Khaeruddin.

“Kegiatan webinar adalah tradisi rutin yang dilakukan perpustakaan sebagai lembaga penunjang akademik prodi,” tutur
Khaeruddin saat memberikan sambutan.

Sementara itu, Ketua Prodi Pendidikan Sejarah, Bustan yang membuka acara
menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran para peserta webinar dalam bentuk daring.

“Ini bukti kepekaan terhadap perkembangan terkini, pada hakikatnya bahwa nilai-nilai pancasila itu perlu tertanam dan teraplikasi di dalam kehidupan sehari-hari khususnya pada generasi muda,” katanya.

Dia pun berharap, kegiatan webinar ini nanti memberi manfaat. Baik untuk pengembangan ilmu pengetahuan, maupun pada perubahan-perubahan yang secara kelembagaan nanti akan ditindaklanjuti pengurus perpustakaan.

“Termasuk untuk kita semua (para peserta),” tutup Bustan. (mum)

News Feed