English English Indonesian Indonesian
oleh

Calon Jemaah Umrah Jangan Tergiur Harga Murah

Oleh: Erniwati, Wartawan Senior Fajar

Lamanya waktu tunggu keberangkatan haji menjadi alasan sebagian besar masyarakat Indonesia untuk berbondong-bondong melaksanakan umrah. Mereka memilih menarik uang tabungan haji dan memilih umrah sebagai pengganti ibadah haji. Apalagi bagi mereka yang memperhitungkan usia dan waktu tunggu yang memakan waktu hingga puluhan tahun lamanya.

Covid-19 yang menahan pelaksanaan ibadah umrah dan haji selama dua tahun lebih makin meningkatkan jumlah orang yang mengalihkan rencana haji ke umrah. Tingginya animo masyarakat untuk berumrah menjadi peluang bisnis yang menggiurkan bagi pengusaha travel umrah. Sejumlah travel menawarkan harga murah dengan tagline murah tapi tidak murahan. Paket murah membuat masyarakat tergiur meski kasus penipuan berulang-ulang terjadi dan ramai diberitakan.

Hampir setiap tahun ada saja kasus jemaah umrah yang melapor ditipu. Ada yang mengaku sudah membayar tapi tak kunjung berangkat. Ada pula yang sudah berangkat bahkan telah tiba di Arab Saudi namun ditahan oleh petugas imigrasi di bandara dengan beragam alasan. Seperti yang menimpa 500 orang jemaah umrah yang berangkat melalui Travel PT NSWM pada tahun 2022. Mereka terlunta-lunta di Arab Saudi berbulan-bulan. Bahkan ada jemaahnya yang menderita sakit di sana.

Kasus ini bukan kasus pertama yang menimpa jemaah umrah asal Indonesia. Sebelumnya ada kasus Abu Tour Travel yang menjadi berita viral. Travel yang membangun jaringan ke seluruh Indonesia itu, akhirnya ditutup dan bosnya ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Abu Tour Travel menawarkan paket murah. Hanya dengan uang Rp15 juta, jemaah sudah dapat menikmati beribadah di tanah suci Mekkah. Sayangnya perusahaan yang dipimpin Hamzah Mamba kandas di tahun 2018. Surat izin perusahaan ini dicabut oleh Kantor Wilayah Kemenag Sulsel setelah terungkap bahwa 86.720 orang jemaahnya tidak diberangkatkan ke tanah suci Mekkah. Surat pencabutan izin Abu Tours diterima oleh Kantor Wilayah Kemenag Sulsel yang ditandatangani Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) di Jakarta, pada Selasa, 27 Maret 2018.

Hamzah Mamba dan istrinya Nursyariah, dan sejumlah staf digiring ke meja hijau dengan tuduhan penipuan, penggelapan dan pencucian uang. Hamzah Mamba selaku bos divonis penjara 20 tahun penjara dan denda Rp500 juta. Semua aset perusahaan disita.

PT Diva Sakinah Travel pada 2017 juga mengalami nasib yang sama. Izin operasionalnya dicabut. Irwati, pimpinan travel ini diseret ke meja hijau dengan tuduhan menggelapkan dana jemaah yang sudah disetor untuk biaya perjalanan ibadah umrah

Meski sudah banyak kasus seperti ini terjadi di Indonesia, masih ada saja masyarakat yang percaya dengan paket umrah yang murah. Padahal di tahun 2018, tercatat ada 30 perusahaantravel umrah dan haji yang dicabut surat izin operasionalnya oleh Kementerian Agama RI. Perusahaan yang tersebar dari Sabang sampai Merauke ini, umumnya menawarkan paket murah dan fasilitas kelas bintang. Akhirnya menipu, dan  ujung-ujungnya menelantarkan jemaah. Seperti yang dialami 500 jemaah umrah PT NSWM baru-baru ini. Total kerugian yang ditimbulkan berkisar Rp91 miliar.

Berangkat dari sejumlah kasus yang menyeret beberapa perusahaan travel umrah,  masyarakat sudah saatnya harus lebih berhati-hati agar tidak mengalami gagal berangkat atau telantar di negara orang.  Teliti sebelum membeli. Cek terlebih dahulu apakah perusahaan yang dipilih memiliki pengalaman dan memiliki izin resmi dari kementerian agama. Perhatikan pula kepastian pemberangkatan, fasilitas dan kompetitif harga yang ditawarkan.

Jangan mudah tergiur dengan harga murah. Apalagi dengan iming-iming fasilitas akomodasi kelas bintang. Harga menentukan kualitas. Pasca pandemi, tarif hotel dan tiket makin mahal. Dua komponen ini sangat menyulitkan bagi perusahaan penyelenggara umrah untuk menjual paket murah.

“Dua komponen yang tidak bisa kami ajak kompromi. Tarif hotel dan tiket pesawat. Hotel dan tiket paling mahal. Ini yang sangat memengaruhi penentuan tarif perjalanan umrah,” jelas Mawardha Dj, Direktur Radja Safari Wisata, saat dihubungi Jumat malam, 28 April 2023.

Kehati-hatian sangat menentukan keamanan. Itu pulalah yang ditekankan Wardha sapaan akrab Mawardha. Dia pun mengaku sangat hati-hati dalam menentukan tarif dan menentukan jadwal pemberangkatan. Sebab menurutnya, kepercayaan dan kepuasan jemaah hal yang paling utama.

Umrah sebagai ibadah yang disunahkan bagi umat Islam memang sangat rentan menjadi lahan subur bagi mereka yang mencari keuntungan sepihak. Lamanya waktu tunggu kuota haji tidak harus membuat masyarakat tergesa-gesa untuk berumrah lalu dengan gegabah memilih travel.  Sikap tergesa-gesa membuat kita tidak dapat berpikir jernih.

Alquranmenjelaskanbahwamanusiabersifattergesa-gesasehinggatidakdapatberpikirjernih. Hal inidijelaskandalam Surah Al-Isra’ Ayat 11 dantafsirnya. Point ini penulis kutip dari Republika.co.id edisi Selasa, 7 Juni 2022.

Lirik lagu Elcorona Gambus yang berjudul Ikan Dalam Kolam mungkin juga berangkat dari ayat ini. Bahwa jika ingin melihat ikan di dalam kolam, tenangkan dulu airnya sebening kaca. Dan ketika hendak berumrah cek dulu travelnya dengan tenang serta hati-hati.

Pemerintah dan asosiasi travel umrah dan haji juga harus berperan aktif dalam menjaga kondusivitas pelaksanaan umrah di tanah air. Bisa berupa penguatan regulasi atau sikap tegas terhadap pelaku penipuan. Pemerintah dan organisasi travel haji dan umrah dapat pula secara aktif memberikan edukasi kepada masyarakat berupa kiat aman memilih perusahaan penyelenggara haji dan umrah. (*)

News Feed