English English Indonesian Indonesian
oleh

Bidik Senayan, Muktar Tompo Intensifkan Pertemuan Lintas Jaringan

FAJAR, MAKASSAR – Setelah tawaf politik dengan senumlah tokoh nasional di Jakarta,  Anggota DPR RI 2014-2019 Mukhtar Tompo (MT) bulat memutuskan kembali bertarung menjadi Calon Anggota DPR RI melalui PAN, seperti pemilu sebelumnya.

Sejak akhir Januari hingga awal Februari ini, MT menemui sejumlah jaringan dan tim pemenangannya pada pemilu sebelumnya. Pergerakannya masif mulai dari Makassar berlanjut ke Jeneponto, tanah kelahirannya. “Gayung bersambut, karena enam kabupaten yang masuk Dapil Sulsel 1 telah terkoneksi beruntun, termasuk Gowa, Takalar, Bantaeng, dan Kepulauan Selayar,” kata MT, Minggu, 5 Februari.

Fase kali ini, ia mengusung tema besar; MT haraPAN ta’. Jargon ini ingin memberi pesan kepada masyarakat untuk selalu optimis dan terus bercita-cita terbaik pada masa depan bangsa. Bahwa di antara sekian banyak bakal calon anggota legislatif akan selalu ada yang tetap menjaga integritas diri, mengabdi pada kepentingan masyarakat, dan berusaha maksimal mewujudkan harapan rakyat.

“Orang Indonesia itu sangat cerdas dan kritis, mereka mampu menilai bagaimana rekam jejak, kinerja, integritas dan kedekatan pada masyarakat para bakal calon anggota dewan itu dalam beberapa tahun ini. Kita persilakan rakyat memilah yang terbaik,” bebernya. MT sendiri pernah terpilih sebagai Anggota DPRD Sulsel periode 2009-2014 dan Anggota DPR RI periode 2014-2019 melalui Partai Hanura.

Salah satu monumental saat di DPR, ia menginisiasi lahirnya Blok Karaeng, proyek nasional rencana pengeboran minyak di Jeneponto yang ditaksir dapat memenuhi kebutuhan BBM nasional sehingga mengurangi impor secara signifikan hingga 15 persen. Proyek ini terkendala kelanjutan di masa pandemi, sehingga menjadi salah satu yang perlu diperjuangkan kembali di periode legislatif nantinya.

Kembalinya MT membidik Senayan di Pemilu 2024 mendapat banyak respons berbagai kalangan. Di antaranya para alumni dan akademisi dua kampus di Sulsel yang pernah menempuh pendidikan tinggi, yakni Universitas Indonesia Timur (S1 Psikoligi selesai 2007) dan Universitas Muhammadiyah Makassar (S2 Ilmu Administrasi Publik selesai 2021).

Demikian juga dukungan dari tokoh masyarakat seperti yang tergabung dalam Keluarga Kerukunan Turatea (KKT) Barombong, salah satu paguyuban putra putri terbaik Jeneponto yang telah lama berdiri.  “Tentu banyak hal yang prioritas diperjuangkan, mohon do’a dan dukungan masyarakat,” bebernya. (nsrn)

News Feed