English English Indonesian Indonesian
oleh

Startup Early Stage Diberi Pelatihan dan Edukasi

FAJAR, MAKASSAR-Perkembangan teknologi semakin tumbuh pesat. Kekinian, seluruh sektor digerakkan untuk mengikuti transformasi digital. Namun, masih banyak yang kurang memahami digitalisasi.

Salah satu contohnya, masih banyak pelaku usaha yang kurang menguasai pemasaran digital. Mulai dari promosi menggunakan media sosial hingga berjualan melalui platform online.

Apalagi, di kawasan Indonesia bagian Timur yang masih belum mendapatkan banyak edukasi terkait digitalisasi.

Untuk itu, BINUS University berkolaborasi dengan Ngalup Collaborative Network (Ngalup.co) untuk ekspansi menggerakkan ekosistem kreatif di kawasan Indonesia Timur.

Dalam hal ini, BINUS University bersama Ngalup.co menggeber kegiatan bertajuk ‘The East’ Hub yang diselenggarakan mulai tanggal 14-29 November 2022. Ini merupakan program pendampingan dan peningkatan skill set entrepreneurship.

Program ini ditujukan bagi entrepreneur muda yang akan menjadi tonggak pembangunan ekosistem entrepreneur di wilayah Indonesia Timur.

Nantinya, dalam kegiatan tersebut, ada dua program yang diberikan, yakni The East Startup Talks, yakni rangkaian webinar inspiratif dan informatif yang akan melibatkan speakers national dalam bentuk seminar yang bisa diikuti melalui online class.

“Program ini merupakan proyek Digitechpreneurship dari dari BINUS @Malang, dalam rangka mewujudkan visi World Class Universtiy, yang memberdayakan dan membangun masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Timur dan Indonesia Timur,” terang Dr. Robertus Tang Herman, S.E., M.M, Kampus Director Binus @Malang.

Setidaknya, ada sekitar delapan sesi kelas yang digelar.

Seperti Unleash the true potential of East Indonesia, Community Development Journey on East Indonesia, Enabling Digital to Scale-Up Business, Sustainable Tourism through Technology, Sustainability Talks: Putting Planet before Profit, No One Left Behind: Empowering Differently-abled Community, Social Enterprise, Together Make it Bigger dan Investment & Startup Funding.

“Nantinya, para startup yang terlibat akan mendapatkan sesi mentoring secara langsung dan mendapatkan proses pembelajaran para startup founder dengan langsung melihat studi kasus yang terjadi secara umum dalam proses webinar,” kata CEO dia.

Kedua, The East Business Plan Competition, program kompetisi ide bisnis dalam memberikan solusi permasalahan untuk meningkatkan inovasi di Indonesia Timur dengan total hadiah Rp 90 juta.

“Konsep dari program ini adalah menjawab kebutuhan usaha dan bisnis serta menyelaraskan dengan perkembangan digitalisasi yang masih menjadi problem di wilayah Indonesia Timur,” papar dia.

Sementara itu, CEO Ngalup.co, Andina Paramitha menjelaskan, kegiatan tersebut juga membentuk dan membangun ekosistem startup digital di kota-kota Indonesia, terutama di wilayah Indonesia Timur.

“Memberikan kesempatan pada calon entrepreneur dan startup lokal untuk mendapatkan pembelajaran, pengalaman serta network untuk membangun bisnisnya,” kata dia.

Selain itu, juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dengan cara mendukung entrepreneurs untuk dapat membangun bisnisnya dengan lebih sustainable. (*)

News Feed