English English Indonesian Indonesian
oleh

Dosen ITBM Terapkan Budi Daya Terintegrasi untuk Ketahanan Pangan

FAJAR, MAKASSAR-Dosen Institut Teknologi dan Bisnis Maritim (ITBM) Balik Diwa membuat inovasi. Itu dengan penerapan sistem budi daya terintegrasi atau yang dikenal dengan sistem IMTA (integrated multi rophic aquaculture).

Dosen ITBM Balik Diwa, Heriansah mengatakan, degradasi kualitas lahan dan peningkatan jumlah penduduk mendorong peneliti melakukan terobosan inovatif. Hal ini agar mampu memenuhi kebutuhan pangan manusia.

Kegiatan tersebut pun dilaksanakan dengan kolaborasi Institut Akuakultur sebuah lembaga yang fokus pada riset budi daya perairan.

“Kami mencoba melakukan kombinasi spesies ikan nila, udang windu, kerang darah, teripang pasir, dan padi di air payau dalam beberapa kombinasi menggunakan wadah pemeliharaan dengan memperhitungkan siklus nutrient,” ujarnya, Selasa, 25 Oktober.

Hingga memasuki bulan keempat, pelaksanaan penelitian itu telah teridentifikasi kombinasi spesies yang menunjukkan perkembangan positif. “Hasil akhir dari penelitian kami nantinya diharapkan dapat dikembangkan dalam skala budi daya yang lebih besar sehingga memiliki dampak signifikan,” tuturnya.

Kepala LPPM ITBM Balik Diwa Rahmat Januar Noor mengutarakan, penelitian bidang pangan khususnya perikanan saat ini menjadi salah satu bagian utama dari roadmap penelitian ITBM Balik Diwa.

“Setiap kegiatan penelitian dan pengabdian senantiasa mengacu pada peta jalan dan renstra institusi yang terkoneksi dengan prioritas riset nasional,” ujar Rahmat.

Adapun kegiatan riset yang dilakukan oleh Heriansah bersama Arnold Kabangga dan Nur Fajriani Nursida berserta sejumlah mahasiswa peserta MBKM ITBM Balik Diwa dengan memperoleh dukungan oleh LPDP dan Kemendikbudristek melalui skema Hibah Riset Keilmuan. (*/ham)

News Feed