English English Indonesian Indonesian
oleh

Rektor Baru UMI Ditentukan Bulan Mei, Ini Calon Terkuat

FAJAR, MAKASSAR — Capaian Universitas Muslim Indonesia lima tahun terakhir cukup membanggakan. Pasalnya sejak kepemimpinan prof Basri Modding untuk periode 2018-2022, banyak hal yang dicapai.

Sebut saja di antaranya, peringkat UMI terus naik, dari peringkat 200-an menjadi peringkat 63. Lalu data terakhir awal 2022, kembali naik ke peringkat 34 dari 4.370 perguruan tinggi di Indonesia. Lalu akreditasi B menjadi A dan disusul terakhir meraih akreditasi Unggul.

Ketua Tim Sukses Rektor UMI, Prof Sufirman Rahman mengatakan dari Rekam jejak Prof Basri selama menjabat Rektor lima tahun, memang sudah membuktikan dirinya pantas menduduki jabatan tersebut.

Sebab kata Prof Sufirman, banyak pembuktian yang nyata terlihat. Kendati demikian, diprediksi  fakultas di UMI termasuk pascasarjana UMI akan mendukung kembali Prof Basri menjabat dua periode.

“Syaratnya menjabat Rektor itu usia maksimal 63 tahun jika belum bergelar Prof, kemudian harus mengabdi minimal 20 tahun sebagai dosen,” ucapnya.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor UMI Periode 2022-2026, Lambang Basri mengatakan segala persiapan telah dilakukan. Tahapannya penjaringan dari yayasan sudah dilakukan sejak 18 hingga 20 April 2022. Hasil penjaringan akan di verifikasi. 

Penetapan bakal calon dilaksanakan 9 Mei 2022 mendatang. Selanjutnya 10 Mei diajukan ke yayasan untuk dilakukan pemilihan  yang dilakukan oleh pihak universitas 

“Pemilihan Rektor oleh senat  Universitas itu tanggal 20 Mei, lalu kemudian setelah pemilihan disampaikanlah hasil pemilihan itu kepada yayasan untuk ditetapkan setelah diajuakan. Kalau sudah ada terpilih,  pelantikan dilakukan 4 Juli,” ucapnya. 

News Feed