English English Indonesian Indonesian
oleh

Giliran, Harga Ayam Mulai Naik di Maros

FAJAR, MAROS- Harga daging ayam di Pasar Sentral Maros mulai memgalami kenaikan. Harga saat ini sudah di angka Rp65 ribu per ekor.

Salah seorang pedagang ayam, Ihsan mengaku kalau kenaikan harga ayam ini sudah terjadi sejak sebulan terakhir. Ia sebelumnya menjual Rp21 ribu per kg.

“Harga ayam naik dari yang sebelumnya hanya Rp 21 ribu naik menjadi Rp24 ribu per kilo. Kalau perekornya itu ada yang beratnya 2,8 per kilo itu harganya Rp65 ribu dari harga sebelumnya Rp60 ribu,” jelasnya.

Dia pun memprediksi kenaikan daging ayam ini akan terus terjadi hingga memasuki Ramadan.

“Kalau jelang bulan ramadan dan jelang lebaran pasti naik. Ya karena kebutuhan daging ayam juga meningkat. Jadi kemungkinan masih akan tetap naik, harga tertinggi itu kalau disini mencapai Rp25 ribu per kilo,” ungkapnya.

Sementara pedagang ayam lainnya, Ibrahim mengatakan untuk harga ayam yang dijualnya tergantung dari berat per ekornya.

“Kalau kita itu harganya itu mulai dari Rp55 ribu hingga Rp60 ribu, tergantung beratnya. Untuk harga sebelumnya itu hanya Rp50 ribu hingga Rp55 ribu. Jadi ada kenaikan Rp 5 ribu,” katanya.

Kenaikan harga daging ayam ini pun diakuinya mempengaruhi omzet atau pendapatannya. “Sebelum naik, itu ramai sekali, sekarang sepi. Tentunya ada penurunan pendapatan,” katanya.

Salah seorang pembeli, Fauziah (43) mengatakan kenaikan harga ayam ini sangat memberatkan. Apalagi sebelumnya sejumlah kebutuhan pokok lainnya lebih dulu naik.

“Setelah kenaikan harga minyak, cabai kini harga daging ayam juga mulai naik,” katanya. (rin/lin)

News Feed