English English Indonesian Indonesian
oleh

Kurangi Anak Putus Sekolah Lewat Pendidikan Gratis

FAJAR, MALILI –Anak putus sekolah di Luwu Timur menjadi perhatian serius. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berupaya untuk mengurangi jumlah anak putus sekolah.

Kepala Bidang Kesetaraan Gender Perlindungan Perempuan dan Anak, Julaeha Thalib mengatakan, anak putus sekolah merupakan salah satu isu yang sering terjadi di Kecamatan Wotu. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Forum Anak Kenneng Kecamatan Wotu yang menolak adanya anak putus sekolah,”kata Julaeha.

Hanya saja, Julaeha tidak menyebut jumlah anak putus sekolah di Luwu Timur.
Dia menilai inisiatif Forum Anak Kenneng Kecamatan Wotu patut ditiru dan diapresiasi. Sebab, dimana zaman sekarang adalah pentingnya pendidikan bagi anak-anak serta memperjuangkan hak anak yang dimiliki setiap anak untuk masa depannya kelak.

Julaeha berharap ke depannya orang tua dapat menyekolahkan anaknya sehingga tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah demi masa depan Kabupaten Luwu Timur.

Duta Anak Sulawesi Selatan, Riswan berharap semoga ke depannya akan lebih banyak lagi program-program dari Kabupaten Luwu Timur yang difokuskan untuk menyebarkan informasi terkait hak dan kewajiban anak, serta inovasi-inovasi yang sekiranya dapat mengurangi isu-isu anak di Kabupaten Luwu Timur.

“Semoga dapat segera direalisasikan keinginan suara anak yang ada di Kabupaten Luwu Timur,” harap Riswan. (shd/rdi)

News Feed